Pembangunan Rabat Beton di Desa Tanjung Sena Diduga Tidak Tepat Sasaran

756
Pembangunan jalan rabat beton di Desa Tanjung Sena, Deliserdang, yang dinilai tidak tepat sasaran.

tobasatu.com, Biru-biru | Warga Dusun I Desa Tanjung Sena Kabupaten Deliserdang meminta Inspektorat memeriksa kepala desa mereka, terkait pembangunan rabat beton yang dinilai tidak tepat sasaran.

Hal ini dikatakan T.Ginting dan Sulaiman Tarigan warga Desa Tanjung Sena kepada wartawan Rabu (23/9/2020) siang di Biru-Biru.

Kedua perwakilan warga ini menjelaskan, pembangunan jalan sepanjang 122,5 meter dengan lebar 4,7 meter dan ketebalan 0,15 meter menggunakan anggaran APBN Tahun 2020 sebesar Rp 124,405.000 yang telah dibangun tersebut menurut mereka tidak tepat sasaran.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut diduga kuat ada konspirasi dengan pemilik lahan kaplingan. Kenapa mesti jalan itu yang dibangun.

“Dari saya lahir, tidak pernah ada jalan disitu, apa memang itu udah masuk menjadi aset desa. Kan masih banyak jalan lain yang lebih pantas dan memang telah dilalui masyarakat.

Coba liat, jalan rabat beton yang telah dibangun itu, apa bisa digunakan masyarakat, kan jadi mubazir,” terang kedua warga ini bertanya.

Lanjut dikatakannya, jalan yang dibangun tersebut menurutnya hanya untuk kepentingan seseorang dan akal-akalan kepala desa untuk menghamburkan-hamburkan anggaran.

“Sementara di Dusun III Desa Tanjung Sena ada jembatan yang butuh diperbaiki dan sudah pernah kami utarakan kepada kepala Desa. Tapi kami disuruh untuk memperbaikinya dengan swadaya,” ujar Sulaiman.

Dia juga mempertanyakan kenapa ada anggaran APBN hingga ratusan juta digunakan untuk jalan yang tidak ada manfaatnya.

Hal yang sama juga dikatakan TG warga Desa Tanjung Sena, bukan kali ini saja kepala Desa bertindak semena-mena menggunakan anggaran. (ts-19)