Puluhan Rumah di Sei Mati Medan Labuhan Dihantam Angin Puting Beliung, Termasuk Rumah Ibadah dan Sekolah

2473
Angin puting beliung merusak rumah warga di Kecamatan Medan Labuhan.

tobasatu.com, Medan I Angin puting beliung menerjang puluhan rumah warga di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (24/9/2020) malam.

Akibatnya seng-seng rumah warga berterbangan. Hingga Jumat (25/9/2020) siang, seng yang rusak itu masih belum diperbaiki pemiliknya.

Angin menerbangkan seng rumah warga.

Sondang Berliana Sirait (57) salah seorang penduduk Lingkungan 15 Kelurahan Sei Mati Medan Labuhan ini ketika dijumpai Jumat siang mengatakan, sore hari menjelang malam hujan turun dengan deras, namun setelah hujan berhenti tiba-tiba angin kencang datang menghantam seng-seng rumah mereka hingga berterbangan.

Janda yang bekerja sebagai pemulung ini mengatakan lagi, akibat angin kencang datang dengan tiba-tiba, sehingga dia tidak bisa berbuat banyak. Untung saja anak lelakinya datang membantu membawanya keluar rumah, untuk menyelamatkan diri.

Sementara itu Jelita (50) salah seorang ibu rumah tangga penduduk Lingkungan 14 Kelurahan Sei Mati Medan Labuhan ini juga mengatakan, hanya hitungan menit tiba-tiba angin kencang dan menghantam seng rumahnya hingga berterbangan.

Akibat kejadian tersebut, Ibu Rumah Tangga ini menjadi gugup dan takut keluar rumah hanya bersembunyi di dalam rumah bersama anak-anaknya.

Dari puluhan rumah warga yang terkena terjangan angin puting beliung, rata-rata hampir seluruh rumah di Kelurahan Sei Mati yang terkena musibah angin puting beliung dan yang terbanyak di Lingkungan 14 Kelurahan Sei Mati.

Selain puluhan rumah warga, satu unit rumah ibadah serta satu unit rumah sekolah swasta dan seng kantor Kelurahan Sei Mati juga ikut diterjang angin puting beliung. Sementara itu warga yang terkena korban angin puting beliung mengharapkan kepada Pemerintah Kota Medan, dapat membantu warga yang rumah mereka terkena terjangan angin puting beliung ini.(ts – 14)

BACA JUGA  Delapan Unit Rumah di Medan Marelan Rusak Dihantam Angin Puting Beliung
Loading...
loading...