Gara-gara Postingan di Medsos, Kades Durin Janggak Cekcok dengan warga

4065
Kepala Desa Saat Berdebat dengan warga.

tobasatu.com, Pancurbatu | Kepala Desa Durin Jangak Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang berinisial RPK mengamuk hingga ‘memiting’ leher Setia Persadanta Ginting (34) warga Dusun III Desa Durin Jangak Sabtu 5 September 2020 lalu sekitar pukul 12.00 wib.

Peristiwa ala preman yang diperlihatkan oleh kepala Desa itu dilakukan di depan umum persisnya di pangkalan Betor Simpang Tuntungan Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan.

Data yang dihimpun wartawan menyebutkan, peristiwa pemitingan leher yang dilakukan RPS kepala Desa Durin Jangak akibat melihat percakapan Setia Persada Ginting dan B Sitepu di media sosial Facebook

Dalam percakapan antara Setia Persada Ginting dengan B Sitepu di media sosial menyudutkan kinerja RPS kepala Desa Durin Jangak.

Merasa tidak senang, RPSĀ  dengan menggunakan mobilnya mendatangi Setia Persadan Ginting ke simpang Tuntungan tempat dimana para penarik betor mangkal.

Setibanya di simpang Tuntungan, RPS melihat Setia Persadan Ginting sedang duduk diatas betor miliknya.

Perang mulut pun tidak terhindarkan sampai akhirnya, RPS memiting leher Setia Persadan Ginting.

Warga sekitar dan penarik betor lainnya melerai sehingga pertengkaran antar RPS dengan Setia Persadan Ginting tidak berlanjut.

Ternyata peristiwa pemitingan dan perdebatan antara RPS Kepala Desa Durin Jangak dengan Setia Persadan Ginting ada yang merekamnya dengan menggunakan HP dan mempostingnya di media sosial Facebook.

Ternyata postingan tersebut menjadi viral dan banyak warga yang memberikan berbagai komentar.

Sementara itu, kepala Desa Durin Jangak RPS saat dikonfirmasi wartawan Sabtu (26/9) siang sekitar pukul 15.23 wib tidak menyangkal kalau ia ada berdebat dengan warganya.

“Udah siap itu, ia bilang, udah biasa itu, udah nggak ada masalah, tanya aja orang ramai kenapa terjadi, jangan lawan ku ya kam tannya,” ujar RPS menjawab pertanyaan wartawan melalui pesan WhatsApp. (ts-19)

Loading...
loading...