Kapoldasu Jenguk Personel Terluka Saat Amankan Demo di DPRD Sumut

2340

tobasatu.com, Medan | Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin, menjenguk personel yang terluka saat mengamankan aksi demo anarkis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Sabtu (10/10).

Setibanya di rumah sakit, Kapoldasu didampingi sejumlah PJU Poldasu langsung menuju Ruang Teratai 3 di lantai II melihat kondisi kesehatan Briptu M Tivani.

Terlihat orang nomor satu di Polda Sumut ini memberikan semangat kepada Tivani yang tengah terbaring lemah karena menerima tindak kekerasan saat mengamankan aksi demo di Gedung DPRD Sumut beberapa waktu yang lalu.

“Kamu sehat kan. Enggak takut kan, masih tetap semangatkan,” ucap Martuani Kepada Tivani.

Mendengar perkataan dari Kapoldasu, Tivani pun langsung menjawab bahwa dirinya masih bersemangat dalam menjalankan tugas sebagai personil polisi.

“Siap jenderal. Saya masih tetap semangat menjalani tugas,” ucap Tivani dihadapan Kapolda Sumut serta para PJU Poldasu yang menjenguknya.

Usai menjenguk Tivani, Kapoldasu begerak ke Ruangan Teratai 6 melihat kondisi Bripka Darto Silaban yang menjadi korban penganiayaan serta mobil dinas yang dikendarai dibakar para demonstran.

Saat bertemu, Darto menerangkan bahwa saat peristiwa demo yang berujung tindak anarkis itu dirinya tengah membawa sejumlah kantong darah untuk menolong pasien yang tengah dirawat di RS Bhayangkara Polda Sumut.

“Sangat anarkis para demonstran itu jenderal. Beruntung dalam peristiwa itu saya berhasil menyelamatkan diri,” ujarnya.

Mendengar pengakuan itu, Martuani pun langsung menyemangati Darto agar tidak takut saat melaksanakan tugas negara. “Kamu tetap semangat dan tidak takut,” terang Kapoldasu sembari membarikan santunan.

Usai menjenguk personel, Martuani menyebutkan kedatangannya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk melihat kondisi anggota yang terluka saat bertugas mengamankan aksi demo di Kantor DPRD Sumut yang berujung anarkis beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA  DPRD Sumut Curigai Dispenda Gunakan ‘Data Bodong’

“Ada 36 personel yang terluka saat mengamankan aksi demo menolak Omnibus Law di DPRD Sumut. Enam personel harus menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Sumut,” sebutnya.

“Alhamdulillah kondisi anggota yang terluka sudah mulai membaik,” sambungnya.

Diketahui, enam personel yang terluka bernama Briptu M Tivani, Bripka Darto Silaban, Brigadir Rudi Hariyanto, Bripka Muhammad Rifky, Bripda Usma Hakim Sibuea, dan Bripda Restu Giawa.

“Semoga saya doakan para personil yang terluka segera pulih dan secepatnya kembali bertugas,” pungkas Martuani. (ts05)

Loading...
loading...