Pemko Medan Dukung Simulasi Pilkada di Tengah Pandemi

39
Rapat persiapan membahas Simulasi Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara Pilkada Medan.

tobasatu.com, Medan | Pjs Wali Kota Medan diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan Sulaiman Harahap hadir dalam acara Rapat Koordinasi Panduan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara dengan Protokol Kesehatan serta penggunaan ‘Sirekap’ di Tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kantor KPU Kota Medan di Jalan Kejaksaan, Selasa (13/10/2020) siang.

Pertemuan yang juga turut dihadiri perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan, perwakilan Bawaslu Kota Medan, serta perwakilan Tim Sukses dari kedua pasangan calon (Paslon).

Dikatakan Ketua KPU Medan Agusyah Damanik, simulasi ini penting demi kelancaran pelaksanaan Pilkada Kota Medan di tengah pandemi Covid-19.

“Simulasi akan dilaksanakan pada hari Sabtu (17/10) di Taman Bunga. Pada simulasi nanti kita akan benar-benar menyelenggarakan dengan se-riil mungkin. TPS nya nyata begitu juga dengan pemilihnya,” ucap Agusyah.

TPS dan pemilih yang akan disimulasikan, sambung Agusyah, adalah TPS 6 Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah.

“Nantinya Pemilih yang terlibat sebanyak 325 orang yang nanti akan dibagi dalam beberapa gelombang waktu. Pelaksanaan simulasi ini akan berlangsung dari pukul 07.00 Wib hingga 17.00 Wib mulai dari persiapan para petugas hingga akhir pelaksanaannya. Semua akan dilakukan sebagaimana keadaan sesungguhnya,” kata Agusyah.

Selain untuk pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang, simulasi yang telah direvisi bersama ini nantinya akan dituangkan dalam bentuk peraturan penyelenggaraan pemilu pada masa pandemi.

“Karenanya saya berharap kita semua dapat memberikan masukan terhadap simulasi yang akan kita selenggarakan. Ketika pelaksanaan simulasi ini pun kami juga memohon dukungan dan bantuan pengamanan dari kerumunan masyarakat yang kemungkinan akan antusias melihat simulasi ini. Kita tentu berharap simulasi ini tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” ujar Agusyah.

BACA JUGA  Lolos Seleksi Administrasi, 441 Calon Anggota PPK Ikuti Ujian CAT 30 Januari

Menanggapi hal tersebut, Kaban Kesbangpol Kota Medan Sulaiman Harahap mengatakan pada dasarnya Pemko Medan akan mendukung penyelenggaraan Pilkada Kota Medan, mengingat ini penentuan pemimpin Kota Medan sekaligus Pemko Medan  ke depannya.

“Mengingat simulasi ini adalah hal yang sangat penting karena sebagai bentuk uji coba sistem pemungutan dan perhitungan dengan protokol kesehatan sebelum pelaksanaan di tanggal 9 Desember 2020. Tentunya simulasi ini harus dikondisikan sebagaimana keadaan pada pelaksanaan sesungguhnya,” kata Sulaiman.

Lebih lanjut Sulaiman menjelaskan, pada 9 Desember tentunya TPS harus sudah steril dari berbagai atribut kampanye bahkan seharusnya, menurut Sulaiman, kedua Paslon juga tidak perlu dihadirkan pada simulasi tersebut.

“Untuk menghindari penumpukan massa, karena ketika Paslon menghadiri kegiatan tentu akan banyak rombongan yang mendampingi malah nanti menjadi sorotan kepada kita yang menyelenggarakan simulasi ini. Jika kita memang betul-betul ingin menjadikan simulasi ini 99,99% mirip dengan aslinya kita jalani sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Artinya hanya perwakilan dari masing-masing Paslon yang dapat dipercaya sebagai agen sosialisasi yang dihadirkan,” ungkapnya.

Terakhir, Sulaiman juga mengajak agar yang hadir secara langsung maupun yang menyaksikan melalui streaming dapat benar-benar menyimak jalannya simulasi ini agar dapat bahan evaluasi demi kesuksesan penyelenggaraan pilkada Kota Medan 2020. (ts-02)

Loading...
loading...