Akibat Refocusing, PLN Putuskan Aliran Listrik di Dinas Perpustakaan Asahan

353
Petugas PLN ULP Kisaran sedang memutus sementara aliran listrik di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Asahan.

tobasatu.com, Asahan | Refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19 berdampak pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah Kabupaten Asahan.

Sebab dinas tersebut tidak mampu untuk membayar tagihan listrik, sehingga diberi sanksi pemutusan aliran listrik sementara pada Jumat (30/10/2020).

Manager PT PLN ULP Kisaran, Rosi Hasibuan ketika dikonfirmasi menjelaskan, pemutusan aliran listrik sementara dikarenakan pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan tidak dapat melakukan pelunasan/pembayaran rekening listrik.

“Kami sebelumnya sudah menyurati dan mendatangi dinas tersebut pada 21 Oktober 2020 lalu terkait tagihan listrik untuk Oktober dengan nilai Rp7.172.065, Namun, yang bersangkutan tidak dapat melunasinya. Sehingga langsung diambil tindakan tegas pemutusan sementara, dan menyegel meteran, hingga rekening dilunasi,” jelas Rosi Hasibuan, ketika dikonfirmasi Minggu (1/11/2020).

Ditanya, apakah ada kantor dinas lain di Asahan yang dilakukan pemutusan, Rosi mengatakan, hanya Dinas Perpustakaan Asahan saja yang memiliki tunggakan, sementara dinas yang lain sudah tidak ada memiliki tunggakan.

Terpisah, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Rahmat Hidayat Siregar, sangat menyayangkan tindakan PLN tersebut. 

“Pembayaran tersebut tidak dapat dilakukan, hal itu dikarenakan anggaran di Pemkab Asahan terjadi refocusing untuk penanggulangan covid-19,” jelasnya. (ts-21)

BACA JUGA  PDAM Tirtanadi Lakukan Pembebasan Tarif Air untuk Pelanggan Kategori Tertentu
Loading...
loading...