Sejumlah Lokasi Galian C Ilegal Bebas Beroperasi di Desa Silaumaraja

298
Sejumlah galian C ilegal yang berada di kawasan Desa Silaumaraja Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan saat ini masih bebas beroperasi dan terkesan adanya pembiaran.

tobasatu.com, Asahan | Sejumlah galian C ilegal yang berada di kawasan Desa Silaumaraja Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan saat ini masih bebas beroperasi dan terkesan adanya pembiaran.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak alat berat sedang melakukan aktivitas penambangan dengan cara mengeruk tanah serta memasukkan ke dalam truk, selanjutnya hasil dari galian tersebut siap untuk dijual kepada pembeli.

“Untuk di wilayah Desa Silaumaraja, ada tiga titik aktivitas galian c ilegal yang dinilai masih bebas beroperasi,” ungkap beberapa warga di sekitar lokasi yang identitasnya minta dirahasiakan, Senin (2/11/2020).

Mereka berharap kepada institusi terkait maupun institusi penegak hukum agar segera menutup lokasi tambang galian C tersebut.

“Selain tidak membayar retrebusi, aktivitas galian C ilegal tersebut juga dinilai bisa mengakibatkan kerusakan lingkungan,” harap mereka

Terpisah, Camat Setia Janji, Muliadong SH, membenarkan jika galian C tersebut tidak memiliki Surat Ijin Penggalian Daerah (SIPD) Galian C.

“Sebelumnya saya sudah mendatangi beberapa lokasi galian C tersebut. Dalam kunjungan itu, saya sudah mengingatkan pemiliknya untuk segera mengurus ijinnya. Namun mereka tetap membandel dan tidak merespon apa yang saya perintahkan,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, dalam hal ini, pihak Kecamatan Setia Janji sama sekali tidak bisa berbuat terkait persoalan itu.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa, maklumlah, namanya juga sudah permainan tingkat tinggi dan tidak level kita itu,” ungkapnya.

Senada, Kepala Desa Silaumaraja, Butar-butar juga mengakui jika praktek galian c tersebut tidak memiliki izin resmi.

“Kalau izin dari tiga galian c itu sama sekali tidak ada bang. Pihak Pemerintah Desa Silaumaraja juga pernah mengingatkan kepada pengusaha nya, namun tidak pernah digubris,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, salah seorang tokoh pemerhati Asahan, Yusnan mengatakan, masih bebasnya aktivitas galian C ilegal tersebut diduga kuat karena adanya kerjasama yang baik antara pengusaha dengan instansi terkait.

BACA JUGA  Hanya 5 Persen Perusahaan Galian C di Sumut yang Resmi

“Sudah jelas dan nyata aktivitas galian c ilegal tersebut telah merugikan negara dan merusak lingkungan, tapi, mengapa institusi terkait hanya berdiam diri dan tidak melakukan penindakan. Berarti disinyalir kuat ada praktek kongkalikong tuh,” ungkapnya dengan nada heran.

Dirinya juga meminta kepada instansi terkait dan pihak penegak hukum agar segera mengambil tindakan tegas atas adanya aktivitas galian C ilegal tersebut. (ts-21)

Loading...
loading...