Diduga Supir Ngantuk, Truk Tangki Pertamina ‘Nyungsep’ ke Parit

147

tobasatu.com, Medan | Truk tangki Pertamina BK 8563 WO yang dikemudikan Gunawan (37) warga Dusun Bahagia Desa Karang Anyar, Kecamatan Langsa, Baro terperosok ke parit di kawasan Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Rabu (4/11) pagi sekira pukul 09.00 WIB.

Akibatnya, sopir truk mengalami patah tulang.

Penyebab kecelakaan tunggal tersebut diduga karena sopir  dalam keadaan ngantuk saat berkendara.

Data yang diterima dari lapangan, pagi itu truk tangki Pertamina yang dikemudikan Gunawan datang dari arah Tanah Karo menuju Medan. Ketika melintas di Jalan Jamin Ginting Kelurahan Lau Cih, Medan Tuntungan sopir truk tiba-tiba kehilangan kendali sehingga laju truk pun oleng ke kiri.

Setelah menabrak beram jalan, truk langsung masuk ke parit. Bagian depan truk mengalami ringsek dan kaca depan pecah.

Warga sekitar yang melihat langsung berdatangan ke lokasi untuk melakukan pertolongan. Dengan sukarela warga mengangkat tubuh korban yang masih terjepit di bangku kemudi.

Selanjutnya, korban dilarikan ke praktek dukun patah terdekat untuk mendapat perawatan. 

Salah seorang warga bermarga Tarigan ketika ditemui di lapangan mengatakan, kecelakaan tersebut murni kecelakaan tunggal dan bukan karena tabrakan dengan kendaraan lain.

“Kecelakaan tunggal itu bang. Mungkin sopirnya ngantuk saat berkendara, soalnya di jalan lurus truk tiba-tiba oleng terlalu ke kiri dan langsung masuk ke parit. Sopirnya mengalami patah tulang karena sempat kami lihat terjepit di bangku kemudi,” ujarnya.

Tak lama kemudian petugas Poslantas Polsek Delitua yang mendapat laporan turun ke lapangan melakukan penanganan dan olah TKP. Setelah meminta keterangan saksi mata, termasuk keterangan korban,  petugas pun mengevakuasi truk tersebut ke Poslantas Polsek Delitua di Simpang Selayang.

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli melalui Kanit Lantas Ipda Simon Kaban ketika dikonfirmasi mengatakan, penyebab kecelakaan itu diduga kuat karena sopir truk dalam keadaan ngantuk saat berkendara.

“Akibat kejadian itu, sopir truk mengalami patah tulang dan telah mendapat perawatan di praktek dukun patah terdekat. Untuk pengusutan lebih lanjut, truk tangki Pertamina yang sudah dalam kondisi ringsek tersebut kita amankan ke mako,” sebut Ipda Simon.(ts-19)

BACA JUGA  Penyaluran Gas Elpiji 3 Kg Tidak Merata, Pertamina Diminta Lakukan Pendataan Ulang
Loading...
loading...