KUA PPAS R-APBD Provsu TA 2021 Rp13,5 T Disahkan, Terjadi Defisit Rp235 Miliar

333
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melakukan penandatanganan KUA-PPAS bersama pimpinan DPRD Sumut.

tobasatu.com, Medan | Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Provsu Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp13,749 triliun lebih disepakati bersama dan ditandatangani DPRD Sumut dan Pemprovsu.

Kesepakatan bersama itu ditandatangani pimpinan DPRD Sumut dan Gubsu Edy Rahmayadi, dalam paripurna nota kesepakatan bersama dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumut, Selasa petang (17/11/2020) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan. 

Dalam struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan pada KUA PPAS R-APBD 2021, dibacakan Kabag keuangan Sekretariat DPRD Sumut Nirmala Siregar menyebutkan, pendapatan daerah Rp13,517 triliun lebih. Belanja daerah sebesar Rp13,749 triliun lebih, sehingga terjadi defisit sebesar Rp232 miliar. 

Sedangkan pembiayaan sebesar Rp232 miliar, penerimaan pembiayaan Rp439 miliar, pengeluaran pembiayaan Rp207 miliar, sehingga pembiayaan netto Rp232 miliar.

Struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan pada KUA PPAS R-APBD 2021 disetujui anggota DPRD Sumut dan menjadi kesepakatan bersama antara DPRD Sumut dengan Pemprovsu. 

Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan, setelah penandatanganan nota kesepakatan bersama ini, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut segera menindaklanjuti dengan menyiapkan Ranperda R-APBD TA 2021 dengan menyiapkan dokumen penganggaran yang diperlukan sesuai skala prioritas.

Gubsu berharap kerja sama antara DPRD Sumut dan Pemprovsu terus terjalin harmonis dalam upaya penyusunan APBD yang lebih transparan dan akuntabel dengan menghasilkan kebijakan sesuai program prioritas berpihak pada kepentingan masyarakat Sumut. (ts-02)

BACA JUGA  APBD Sumut 2017 Tidak Pro Rakyat, Dari Rp12 Triliun Hanya Rp4,2 T untuk Pembangunan
Loading...
loading...