Bentuk Kepedulian, Wiwik Tinjau Korban Angin Puting Beliung Sei Bamban

519
calon Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya mengunjungi warga Dusun XV Kampung jati yang diterjang bencana angin puting beliung Sabtu (28/11/2020) lalu.

tobasatu.com, Serdang Bedagai | Calon Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya mengunjungi warga Dusun XV Kampung jati yang diterjang bencana angin puting beliung Sabtu (28/11/2020).

Bersama tim pemenangan Dambaan, serta tokoh agama, Darma Wijaya mendatangi Kampung Jati Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai membawa bantuan.

Bahkan, rombongan yang digawangi dari Ketua DPC partai Gerindra Kabupaten Serdang Bedagai juga sebagai sekretaris tim pemenangan pasangan  Darma Wijaya dan Adlin Tambunan (Dambaan) calon Bupati dan wakil Bupati periode 2021-2024, memberi beragam bantuan seperti beras, minyak goreng dan mie instan.

Berdasarkan data yang di himpun di lapangan, 81 rumah mengalami rusak berat akibat terdampak angin kencang puting beliung. Darma Wijaya mengunjungi langsung para korban. 

Dalam kata sambutannya, Darma Wijaya mengatakan musibah angin puting beliung terjadi karena bencana alam yang tak terduga duga.

“Ambil hikmahnya dari musibah ini. Bantuan ini adalah hasil gotong-royong dari Pemuda Pancasila, tim pemenangan Dambaan, tokoh agama yang di komandoin Ketua Gerindra pak budi. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Jangan dilihat dari nilainya tapi lihat dari bapak ibu bagian dari kami,”ucapnya.

Sementara itu, Sarah salah satu korban angin puting beliung warga Dusun XV menceritakan, terjangan angin puting beliung telah meratakan bangunan rumahnya dan merusak sejumlah barang perabotan di rumah nya.

“Awalnya mendung, awak kira mau hujan biasa aja awak tutup pintu rumah rupanya angin, kok lama lama angin nya makin kencang tumbang semua pohon pohon depan rumah. Mau keluar rumah pintu gak bisa dibuka,”ucapnya.

Angin puting beliung, menurut dia, berhembus cukup lama sekira pukul 16.00 WIB sore. Saat itu, Sarah hanya bertiga di rumah dengan bayi dan adik kandungnya. Tak bisa berbuat banyak ketika angin mulai merobohkan dinding dan atap rumahnya, Sarah hanya bisa melindungi anak, adik kandung, dan dirinya.

“Saya sama adik saya lari ke dapur untuk menyelamatkan diri saat angin kencang, karna dapur yang saat itu tidak rusak parah,”ucapnya dengan mata berkaca-kaca trauma. (ts-20)

BACA JUGA  Dambaan Akan Permudah Pengurusan Administrasi Kependudukan Tanpa Biaya
Loading...
loading...