Agar Rakyat Terlayani Maksimal, Labura Harus Zero Korupsi

1117
Wulandari

tobasatu.com, Labura | Agar rakyat Labuhanbatu Utara (Labura) dapat dilayani maksimal oleh aparatur pemerintah, kasus korupsi harus diusut tuntas.

Ini diungkapkan Wulandari salah satu tokoh pegiat anti korupsi, Sabtu (12/12). “KPK sebagai institusi yang menangani kasus korupsi harus mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya kasus korupsi yang dilakukan pejabat dilingkungan pemerintahan Kabupaten Labura,” katanya.

Wulan mengatakan Labura kedepan wajib zero korupsi. Dengan begitu, rakyat Labura dapat benar-benar dilayani maksimal oleh aparatur pemerintah. Kesejahtraan masyarakat dapat membaik karena minimnya angka kasus korupsi dikabupaten ini.

Wanita berparas cantik ini turut menyesalkan apabila kejadian ini melibatkan PNS Pemkab Labura. Ia melanjutkan seperti diketahui Sekda Labura Habibuddin Siregar dan beberapa PNS diperiksa oleh penyidik KPK di Polres Asahan pada Rabu (11/11/2020) sebagai saksi dalam kasus korupsi yang melibatkan Bupati Labura dengan dugaan tindak pidana korupsi pengurusan Dana Alokasi Khusus ( DAK) APBN -P2017 DAN APBN 2018.

Beredar informasi di masyarakat, sambungnya, Sekda Habibuddin Siregar sedang mengikuti seleksi jabatan eselon 2 di Pemprovsu. “Saya sebagai masyarakat Labura berharap KPK kedepan lebih banyak memperhatikan Labura agar tidak lagi ada pejabat yg tersangkut kasus korupsi di kabupaten ini,” harapnya. (ts03)

BACA JUGA  Assassement Pejabat Eselon III Pemko Medan Masuki Tahap Ujian Psikologi