KPU Medan: Hitung Suara Tetap Sah, Meski Saksi AMAN Telat Datang

405

tobasatu.com, Medan | Meski saksi Pasangan Calon Nomor Urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (AMAN) belum hadir, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan tetap melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Walikota/Wakil Walikota Medan di Santika Dyandra Hotel, Medan, Selasa (15/12/2020).

Rapat rencananya dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Lantaran saksi AMAN tak kunjung hadir, rapat menjadi molor dan diskors beberapa kali.

Tak mau terlalu lama menunggu, KPU Kota Medan akhirnya membuka rapat pada pukul 11.15 WIB. PPK Kecamatan Medan Kota menjadi pembuka penghitungan serta disusul Kecamatan Medan Sunggal dan Medan Helvetia.

Setelah tiga kecamatan dibacakan, akhirnya saksi dari Paslon Nomor urut 1 memasuki ruang rapat pleno dan menyerahkan mandat ke KPU Medan. Namun setelah itu rapat pleno kembali diskors untuk istirahat.

Komisioner KPU Medan, M Rinaldi Khair menegaskan pembacaan hasil penghitungan suara Kecamatan Medan Kota, Medan Sunggal dan Medan Helvetia berlaku sah, meski saksi Paslon Nomor Urut 1 belum hadir. Bahkan, tetap sah andai hingga akhir pleno saksi Paslon Nomor Urut 1 tak kunjung hadir.

“Pembacaan itu sah,” tukasnya.

Diketahui, Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Walikota/Wakil Walikota Medan diselenggarakan KPU Medan setelah 21 panitia pemilihan kecamatan (PPK) seluruhnya merampungkan pleno penghitungan suara. Sejauh ini, tidak ada perselisihan antarsaksi maupun sanggahan dari panitia pengawas kecamatan (panwascam) atas perolehan suara masing-masing paslon.

Hal itu diakui Komisioner PPK Medan Perjuangan, Donal Christian Sipahutar. “Di Medan Perjuangan penghitungan lancar-lancar saja. Dengar-dengar, di kecamatan lain pun gak ada masalah berarti,” ungkapnya.

Demikian halnya dinyatakan Komisioner PPK Medan Polonia, Iskandar Zulkarnain Siahaan. “Nggak ada, gak ada masalah atau sanggahan apa-apa,” tukasnya. (ts05)

Loading...
loading...