Jamin Keselamatan Warga, PT SMGP Pasang 6 Alat Detector H2S, Bagikan 11 Paket Kesehatan ke Posyandu

368

tobasatu.com, Panyabungan | PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) terus menindak-lanjuti penyelesaian masalah yang timbul dari musibah yang terjadi pada tanggal 25 Januari 2021 sewaktu perusahaan melakukan uji coba pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi dan melaporkan perkembangannya.

Beberapa program yang telah dijalankan adalah pemasangan 6 alat detector H2S untuk mendeteksi daerah batas aman untuk manusia pada saat timbulnya gas H2S. Detektor ini akan otomatis menyala dan mengeluarkan suara sirine tanda bahaya jika mendeteksi gas H2S yang melebihi ambang batas aman kesehatan.

Penentuan 6 titik alat detektor berdasarkan arah angin dan daerah yang berpotensi terpapar gas H2S dan berdasarkan arahan Dinas Lingkungan Hidup dan Kesehatan Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal. Eddiyanto, Kepala Teknik Panas Bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) meyakinkan bahwa, pada dasarnya pemasangan alat detektor adalah untuk menjamin keselamatan warga. Oleh sebab itu dipastikan kadar H2S pun dipantau setiap hari.

“Setelah musibah terjadi, semua operasional PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) dihentikan sehingga tidak ada sumur-sumur yang dibuka ataupun kegiatan proyek yang berjalan hingga saat ini. Hampir dapat dipastikan dampak H2S di lokasi sudah tidak ada lagi. Hal ini sesuai dengan Berita Acara Verifikasi pada tanggal 2 Februari 2021 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal,” ujar Eddiyanto.

Dikuatkan dengan keadaan setelah musibah terjadi, para petugas baik dari Kepolisian Provinsi Sumatera Utara, Kodam 1/BB mapun Satuan Brimob yang melaksanakan tugasnya selama ini tidak menerima keluhan apapun masalah kesehatan warga. Oleh sebab itu di lingkungan sekitar Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) sudah aman, bersih dari gas H2S dan masyarakat sudah bisa beraktifiktas seperti sediakala.

Melengkapi dukungan kesehatan masyarakat tersebut, paket kesehatan untuk 11 posyandu di 11 desa di Kecamatan Puncak Sorik Marapi sudah diserah-terimakan kepada Camat Puncak Sorik Marapi, Akhiruddin. Paket kesehatan itu masing-masing 1 tabung oksigen ukuran 1m kubik dan 50 botol multivitamin.

Paket kesehatan itu diserahkan ke 11 Posyandu di 11 desa masing-masing Posyandu Dahlia, Desa Purba Julu, Posyandu Flamboyan Desa Sibanggor Jae Posyandu Cempaka Desa Sibanggor Tonga, Posyandu Seroja Desa Sibanggor Julu, Posyandu Kemuning Desa Huta Lombang, Posyandu Melati Desa Huta Baru, Posyandu Mawar Desa Handel, Posyandu Lily Desa Huta Tinggi, Posyandu Anggrek Desa Huta Namale, Posyandu Kamboja Desa Huta Baringin Jae, Posyandu Ros Desa Huta Baringin Julu. (ts04/rel)

Loading...
loading...