Jelang Beraktivitas Lagi, PT SMGP Gelar Doa Bersama

495

tobasatu.com, Madina | Setelah terhenti beberapa lama kegiatan aktivitas PT SMGP akibat insiden pada 25 Januari 2021, PT SMGP malaksanakan doa bersama bertempat di beskem PT SMGP di Desa Purba Lamo, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (24/2/2021). Ini sebagai langkah memulai kegiatan operasional kembali sumur panas bumi yang sempat terhenti tersebut.

Hadir dalam acara doa bersama tersebut Kepala Teknik Tambang PT SMGP Ediyanto mewakili PT SMGP, Direktur Teknik Tambang mewakili KS Orka Riza dan seluruh karyawan yang ada dan masyarakat yang ada di seputar lokasi kerja PT SMGP.

Kepala Teknik Tambang PT SMGP Ediyanto dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa apa yang dilaksanakan hari ini adalah untuk meminta ridho Maha Pencipta dalam memulai pekerjaan yang sempat terhenti akibat insiden yang terjadi pada 25 Januari 2021 yang lalu.

“Besok kita akan mulai melaksanakan kegiatan seperti yang kita laksanakan selama ini, untuk itu kita memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa agar tidak ada kendala di dalam kita melaksanakan aktivitas nantinya. Kita akan membuka sumur yang kita peradilan selama ini, semoga besok itu tidak ada kendala dan pekerjaan kita sukses,” ujar Ediyanto.

Lebih lanjut Ediyanto berharap kepada semua personel agar melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tupoksinya masing-masing dengan penuh tanggung jawab, karena dengan pekerjaan yang penuh tanggung jawab akan dapat membuahkan hasil yang sempurna.

“Mari kita tanggung jawabi pekerjaan kita masing-masing, sehingga tidak ada lagi kecelakaan kerja seperti selama ini,” tekannya.

Hal yang sama disampaikan oleh Direktur Tehnik Tambang KS Orka Riza. Dia mengatakan bahwa sejak kejadian musibah yang lalu mereka sudah melakukan perbaikan di sejumlah aspek, baik aspek teknik maupun aspek sosial, sehingga kedepannya tidak ada lagi kecelakaan kerja.

BACA JUGA  Pasca-Musibah, PT SMGP Mulai Libatkan Seluruh Unsur Masyarakat Ikut Kawal Aktifitas

“Hari ini kita melaksanakan doa bersama memohon kepada yang maha kuasa agar aktivitas kita besok tidak mengalami kendala dalam pembukaan sumur, sehingga aktivitas kita selama ini berjalan dengan lancar,” katanya.

Disebutkannya pemerintah telah mengamanahkan untuk mengelola panas bumi yang ada di Kabupaten Mandailing Natal. Tentunya harus menjaga dan memelihara kepercayaan pemerintah itu dengan baik dengan memperhatikan aspek sosial dan keselamatan baik masyarakat sekitar dan juga personel sendiri.

“Mari kita jaga dengan baik amanah yang diberikan oleh negara kepada kita untuk mengelola sumber panas bumi yang ada di Kabupaten Mandailing Natal ini. Sehingga tidak ada lagi insiden yang merugikan masyarakat maupun personil yang ada,” ajak Rika.

Hadir dalam memimpin doa bersama tersebut Ustad Mahmudin Pasaribu. Dia menekankan bahwa segala sesuatu pekerjaan tersebut harus dimulai dengan doa.

“Semua harus merasa memiliki terhadap SMGP ini. Semua kita sebelum memulai suatu pekerjaan kita harus melaksanakan doa meminta ridho dari Maha Pencipta, mudah-mudahan tidak ada lagi bencana di wilayah kerja PT SMGP ini,” katanya. (ts04/rel)