Kades Sei Kopas Terjaring OTT, Dugaan Pungli Saat Pengurusan Surat TanahKades Sei Kopas Terjaring OTT, Dugaan Pungli Saat Pengurusan Surat Tanah

2121

tobasatu.com, Asahan | Kepala Desa Sei Kopas, Donald Nadapdap ditangkap personel Unit Tipikor Polres Asahan karena diduga melakukan pungutan liatlr (pungli) terhadap masyarakat yang mengurus administrasi tanah.

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Polres Asahan ini dilakukan di salah satu rumah makan di Jalan SM Raja Kisaran, Selasa (16/2) lalu.

Kanit Tipikor Polres Asahan, Ipda A Rambe, Kamis (25/2) menjelaskan mendapat informasi mengenai pengurusan surat-surat tanah di Desa Sei Kopas, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, ada dipungut biaya oleh kepala desa tersebut.

Dalam pengurusan surat tanah tersebut, Donald meminta uang kepada masyarakat yang melakukan pengurusan surat keterangan tanah sebesar Rp3 juta. Pada setiap pengurusannya, Donald meminta uang panjar terlebih dahulu sebesar Rp500 ribu.

Dirinya mengungkapkan, setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap tangan Donald saat melancarkan aksi pungli terhadap seorang warga.

“Dari tangan Donald Nadapdap tersebut, pihaknya menyita uang tunai sebesar Rp2 juta yang didapat dari kantong celana sebelah kanan,” ungkapnya.

Saat ini Donald Nadapdap bersama dengan sejumlah barang bukti berupa 1 lembar Surat Peryataan Ganti Rugi Nomor: 592.2/ /SK/2021 Tanggal 10 Februari 2021, selembar surat keterangan tanah Nomor: 593/ /SKT/SK/2008, selembar surat permohonan tertanggal 27 maret 2008, selembar surat peryataan tertanggal 27 maret 2008, selembar surat keterangan situasi tanah Nomor: 593//SKT/SK/2008, 1 stempel Kepala Desa Sei Kopas, uang sebesar Rp2 juta, 2 handphone, 1 amplop plastik besar warna hijau dan 1 tas sandang kulit warna hitam masih berada di Mapolres Asahan guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Dalam kasus ini, Pasal yang akan dipersangkakan kepada Donald yaitu Pasal 12 huruf e dari UU RI No. 31/1999 yang diubah dengan UU RI No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan atau Pemerasan Pasal 368 ayat 1 KUHPidana. (ts21)

BACA JUGA  Buruh Sumut Keluhkan Masih Maraknya Aksi Pungli Preman
Loading...
loading...