Proses Eksekusi Lapangan Bola di Tanah Enam Ratus Dihadang Para Remaja

683

tobasatu.com, Medan | Eksekusi lapangan bola di Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, mendapat penghadangan dari sejumlah pelajar dan remaja yang berolah raga. Mereka merasa sarana untuk berolahraga hilang, jika lapangan digusur.

Penghadangan ini dilakukan disaat, Pengadilan Negeri (PN) Medan melalui juru sita melakukan eksekusi lapangan bola kaki di Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (25/2/2021) siang.

Eksekusi tersebut dibacakan juru sita PN Medan Diner Sinaga SH dengan penjagaan ketat personel dari Polsek Medan Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan.

Dalam eksekusi tersebut, juru sita membacakan penetapan keputusan pengadilan nomor 47/Eks/2020/480/Pdt.G/2013/PN Medan, dengan memenagkan ahli waris (Alm) Karjo Sutarmo yaitu Siti Nurhayati dengan luas tanah kurang lebih 6.098 meter persegi.

Setelah dibacakan, petugas juru sita pengadilan langsung memasangi plang dan pembatas tanah. Melihat kejadian tersebut, sejumlah pelajar dan remaja yang sering berlatih sepak bola, karate dan olah raga lainnya mengaku sedih.

Sementara itu, Wahyu Kurnia SH, staf ahli bidang hukum Romo Center mengatakan, eksekusi yang dilakukan tanpa surat yang jelas alias abal-abal. Masyarakat telah menyurati terkait eksekusi ini dan dia juga menyayangkan keberadaan Pemerintah Kota Medan selaku pemilik lahan, tidak melakukan apapun untuk lahan yang digunakan masyarakat.

Menurut Wahyu, sebelumnya ahli waris almarhum Karjo Sutomo, yakni Sri Nur Hayati telah memenangkan gugatan dengan luas lahan 6.098 meter persegi. (ts14)

BACA JUGA  Respon Keluhan Masyarakat, Reborn Sterilisasi Masjid di Seputaran RS Sari Mutiara
Loading...
loading...