10 Orang Diyakini Masih Tertimbun Longsor di PLTA Batang Toru, Kapolda Sumut Minta Optimalkan Pencarian

705

tobasatu.com, Tapsel | Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca mememinta untuk mengoptimalkan Tim SAR Gabungan untuk pencarian 13 korban tertimbun longsor di PLTA Batang Toru, Desa Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Tim gabungan dari Polres Tapanuli Selatan, TNI, BPBD, Batalyon C Brimobdasu, Basarnas dan masyarakat terus berupaya melakukan pencarian.

“Lebih kurang 200 personel gabungan dipimpin Kapolres Tapsel AKBP Roman S Elhaj dan Dandim Tapsel, masih berupaya melakukan pencarian korban longsor itu,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Sabtu (1/5).

Dalam musibah longsor itu, Hadi mengungkapkan 10 orang masih belum ditemukan. Pada Jumat (30/4), tim gabungan berhasil menemukan tiga korban longsor dalam kondisi meninggal dunia.

“Karena struktur tanah labil sehingga diturunkan alat berat untuk mempermudah pencarian korban yang belum ditemukan. Kita perkirakan 10 orang yang belum ditemukan,” ungkapnya.

Diketahui, musibah longsor karena wilayah sedang dilanda hujan, Kamis (29/4) sekira Pukul 06.30 WIB. Kemudian sebagian material longsor jatuh ke dasar Sungai Batang Toru.

Akibatnya, dikabarkan 13 orang hilang karena tertimbun material longsor. Selanjutnya, tim gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, masyarakat, perusahaan dan pihak terkait lainnya yang mendapat laporan terjadinya musibah longsor bergerak cepat menuju lokasi melakukan evakuasi. (ts05)

BACA JUGA  Dirilis Mabes Polri, Tak Ada Nama Polres di Jajaran Polda Sumut yang Raih Nilai A atau Pelayanan Prima