KPU Sergai 13 Jam Digeledah Kejari, Dugaan Korupsi Senilai Rp36,5 Miliar

890

tobasatu.com, Sergai | KPU Sergai dianggap tidak koperatif terhadap dugaan korupsi anggaran Pilkada tahun 2019 dan 2020 yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Sergai.

Demikian dikatakan Kajari Sergai Donny Haryono Setiawan, SH didampingi Kasi Intelijen Agus Adi Admaja, SH dan Kasi Pidana Khusus Elon Pasaribu, SH dalam keterangan resminya kepada awak media di aula Kejaksaan Negeri Sergai, Jumat (21/5/2021)

“Tidak koperatif dalam pemanggilan hingga pihak penyidik melakukan penggeledahan selama 13 jam di KPU Sergai,” papar Kajari.

Lanjut dikatakan Kasi Pidsus Elon Pasaribu, ada dugaan korupsi anggaran tahun 2019 dan 2020 dengan total Rp36,5 miliar yang sedang dilakukan penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Sergai. Dalam proses penyelidikan, penyidik terhambat lantaran pihak KPU Sergai tidak mengindahkan pemanggilan.

Dari penggeledahan yang dilakukan, Kamis (20/5) mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB penyidik mengamankan dokumen penting dari kantor KPU Sergai tersebut. Saat berlangsungnya penggeledahan hanya ada dua orang komisioner KPU, beberapa staf dan kasubag, sedangkan sekretaris tidak berada di tempat.

“Nah, ada berkas dokumen yang sengaja dibakar berhasil ditemukan oleh penyidik. Jadi ada upaya pihak KPU untuk menghilangkan barang bukti. Keseluruhan dokumen itu sudah diamankan. Namun jika dokumen yang tidak kami perlukan akan kami kembalikan,” papar Elon Pasaribu.

Kasus dugaan korupsi ini masih tahap penyidikan, tetapi lanjut Elon, tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangkanya. Namun penyidik masih menyidiki dari dokumen-dokumen yang telah diamankan dalam penggeledahan tersebut. (ts23)

BACA JUGA  Perihal Larangan Mudik, Bupati Sergai Minta Para Kades Pantau Warga Masing-Masing
Loading...
loading...