TPU Over Kapasitas, Warga Mabar Himpun Dana Secara Swadaya untuk Lahan Kuburan Baru

734
Heri Sutrisno alias Lilik selaku Ketua Panitia Pembelian Lahan TPU di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara.

tobasatu.com, Medan | Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Pasar II, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli saat ini kondisinya sangat memprihatinkan karena penuh sesak dan tidak tertata.

Padahal TPU yang sudah ada sejak zaman Belanda itu merupakan satu-satunya lahan perkuburan yang ada di Kelurahan Mabar sehingga tetap dipaksakan untuk mengubur warga yang meninggal.

Karena itulah warga Mabar secara swadaya menghimpun dana untuk membeli lahan baru untuk TPU yang lebih representatif. 

Menurut Heri Sutrisno alias Lilik selaku Ketua Panitia Pembelian Lahan TPU, kondisi TPU saat ini sudah tidak mumpuni untuk menampung warga yang meninggal dunia, karena sudah bertimpa-timpa. 

“Seperti inilah kondisinya. Kuburan di sini sudah timpa menimpa hingga lima kali. Penggali kuburan pun bingung jika ada warga yang meninggal,” ungkap Heri kepada tobasatu.com, Kamis (28/7/2021).

Heri secara blak-blakan menyebut warga Mabar sudah lelah mendengar janji manis pemerintah. Yang sejak beberapa tahun lalu menjanjikan akan memberikan lahan pemakaman baru.

“Meski pemimpin silih berganti. Janjinya selalu sama, ingin memberikan lahan pemakaman baru buat warga Mabar, tapi hingga kini tak jelas kabarnya,” ujar Heru lagi.

“Untuk itulah, kita sebagai warga harus bergerak sendiri mencari donasi. Karena kondisinya sudah sangat darurat,” sambung pria yang sering mengadakan bakti sosial tersebut.

“Bagi saudara yang ingin menyalurkan infak untuk pembelian tanah wakaf, silahkan datang langsung ke Masjid Subulussalam, Jalan Pasar 2 Mabar. Atau bisa mentransfer ke rekening Bank Permata Syariah di nomor  9898574463 a/n Muliyanto,ST. Barcode Qris pun ada. Atas bantuannya, kami ucapkan terima kasih. Semoga amal ibadah kita diridhoi Allah SWT,” tutup Heri. (ts-02)

BACA JUGA  Pekuburan Ramai Dikunjungi Masyarakat, Menjaga Tradisi Nyekar Jelang Ramadan
Loading...
loading...