TNI AL Tangkap Kapal Berbendera Vietnam Saat Curi Ikan di ZEEI Laut Natuna

11778

tobasatu.com, Belawan | KRI Kerambit-627 menangkap kapal ikan berbendera Vietnam, ketika melakukan aktivitas pencurian ikan di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI), Rabu (11/8).

Komandan KRI Kerambit-627 Letkol Laut (P) Kurniawan menyampaikan bahwa penangkapan berawal saat KRI Kerambit-627 sedang melaksanakan Operasi Siaga Tempur Laut di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I di wilayah Perairan ZEEI Laut Natuna Utara. Lalu mendapatkan kontak radar adanya kapal dicurigai melakukan aktifitas ilegal fishing.

Begitu mendapatkan kontak radar, langsung memerintahkan peran tempur dilanjutkan peran pemeriksaan dan penggeledahan, yaitu suatu keadaan kesiapsiagaan KRI Kerambit-627 dalam menghadapi kemungkinan ancaman.

Seketika menaikan kecepatan melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap kapal yang dicurigai tersebut. Setelah berhasil dihentikan, dilanjutkan pemeriksaan dan penyelidikan serta penggeledahan terhadap muatan, dokumen, dan Anak Buah Kapal (ABK).

Dari kasil pemeriksaan diketahui nama kapal TG 91115 TS, sedangkan pada AIS terdaftar CHONGTHANHB358BA1c, jenis kapal penangkap ikan, berbendera Vietnam memuat ikan campuran sekitar 2 ton dengan nakhoda Vung dan 7 orang ABK.

Berdasarkan hasil penyelidikan diduga kapal ikan Vietnam TG 91115 TS tersebut melakukan pelanggaran. Karena melaksanakan aktifitas penangkapan ikan di WPPNRI ZEEI (dalam garis Landas Kontinen RI Sejauh 5 Nm) tanpa izin resmi pemerintah RI.

“Atas bukti awal tersebut kapal ikan Vietnam TG 91115 TS beserta ABK dikawal menuju Lanal Ranai untuk dilaksanakan proses dan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Komandan KRI Kerambit-627.

Pangkoarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah, mengapresiasi kinerja prajuritnya menangkap kapal ikan asing yang diduga melakukan aktifitas illegal fishing di perairan ZEEI,

“Koarmada I selaku Komando Utama Operasional akan terus menggelar operasi laut dalam rangka penegakkan kedaulatan dan hukum di laut yurisdiksi nasional Indonesia berdasarkan kebijakan Panglima TNI dan arahan serta komitmen Pemimpin TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, dalam menindak tegas segala bentuk tindak pidana dan pelanggaran di laut,” tegas Laksda TNI Arsyad Abdullah. (ts14)

BACA JUGA  TNI AL Jemput Lima Nelayan Asal Deliserdang yang Terdampar di Malaysia
Loading...
loading...