Pokja Wartawan Unit DPRD Sumut Kritisi Humas, Gagal Berkomunikasi dengan Media

729
Silaturahmi yang digelar Humas DPRD Sumut.

tobasatu.com, Medan | Kelompok Kerja (Pokja) wartawan unit DPRD Sumatera Utara mengkritisi buruknya komunikasi, serta pengelolaan administrasi di humas DPRD Sumut yang saat ini dikelola Bagian Persidangan dan Protokol.

Pasalnya, hampir seluruh anggota Pokja tidak terakomodir di humas. Padahal, sebagian besar wartawan anggota Pokja merupakan wartawan yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan berasal dari media cetak dan siber yang sudah terferivikasi Dewan Pers. Sebagian diantaranya sudah bertugas di Gedung Dewan sejak beberapa tahun yang lalu.

Perihal buruknya pengelolaan data dan administrasi di Bagian Persidangan dan Protokol terlihat saat diselenggarakannya acara silaturrahmi pada Kamis (2/9/2021) kemarin. Saat itu sejumlah anggota Pokja tidak dibenarkan memasuki aula tempat diselenggarakannya silaturrahmi tersebut dengan alasan nama mereka tidak ada dalam list daftar undangan.

“Kami gak boleh masuk karena nama kami tidak ada di dalam daftar humas,” tutur salah seorang wartawan media cetak lokal yang medianya memiliki jaringan secara nasional. Dia akhirnya hanya duduk-duduk di press room DPRD Sumut.

Ternyata belakangam diketahui terdapat belasan wartawan yang tidak diperkenankan masuk karena namanya tidak ada di dalam daftar yang dipegang humas, termasuk wartawan dari media cetak harian yang cukup terkemuka di Sumatera Utara.

Menanggapi hal ini Ketua Pokja DPRD Sumut Mery Ismail menyesalkan buruknya komunikasi humas DPRD Sumut dengan wartawan. Sebab menurut Mery, pihak humas beralasan mereka hanya mengakomodir wartawan yang menyerahkan surat tugas.

“Harusnya Kabag persidangan dan protokol mencari tau data-data wartawan yang bertugas di DPRD Sumut dari bidang kehumasan selama ini. Jika nama-nama wartawan dan medianya masih tetap bertugas sampai saat ini di DPRD Sumut, tinggal diceklist. Tidak perlu lagi meminta surat penugasan dari medianya. Itu kalau Kabagnya punya nalar dan profesional bekerja,” tegas Mery yang sudah hampir 15 tahun bertugas di gedung dewan.

BACA JUGA  Merry Ismail Terpilih Sebagai Ketua Pokja Wartawan Unit DPRD Sumut

Penasehat Pokja wartawan unit DPRD Sumut Mayjen Simanungkalit menanggapi hal ini menyatakan Dinas Kominfo sebaikya membantu kehumasan di DPRD Sumut dengan menempatkan personel yang handal di sekretariat.

“Komunikasi DPRD Sumut dengan masyarakat jadi tak nyambung karena di humas dewan tidak ada personil yang memahami tupoksi kehumasan. Padahal dalam mewujudkan Sumut bermartabat diperlukan komunikasi yang berimbang antara eksekutif dan legislatif,” tutur Mayjen.

Dia menilai saat ini Humas DPRD Sumut antara ada dan tiada karena tidak dikelola secara maksimal dan profesional.

“Humas gagal memahami tugasnya sebagai corong yang mengatur lalulintas informasi, malah cenderung melegitimasi munculnya wartawan yang tidak kompeten. Maka agar tak jadi bumerang bagi Gubernur sebaiknya Humas DPRD Sumut dibenahi. Dari mulai manajemen tata kelola informasi hingga penempatan personil yang handal,”ujar Mayjen.

Dia menyatakan jika Humas DPRD Sumut gagal berkomunikasi dengan media massa, akan berdampak pada gagalnya visi besar Gubsu mewujudkan Sumut bermartabat,” ujar Mayjen yang juga Pimred media siber kanal medan.

Informasi diperoleh tobasatu.com, kegiatan silaturahmi yang digelar Humas DPRD Sumut tersebut tidak dihadiri satupun anggota dewan, bahkan tidak juga dihadiri Sekretaris DPRD Sumut ataupun Kabag khususnya Kabag Persidangan/Protokol, sehingga dipertanyakan urgensinya pertemuan tersebut.

Kasubbag Humas dan Protokol pada Setwan DPRDSU, Muhammad Sofyan, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pertemuan itu resmi baik secara administrasi dan ketentuan.

“Apalagi pertemuannya dilakukan di gedung dewan ini. Hanya kegiatan yang dilakukan untuk menunjang (kinerja) DPRD Sumut saja yang boleh dilaksanakan di sini. Jadi tidak benar ada yang mengatakan tidak jelas, semuanya resmi dan sesuai aturan main,” kata dia di ruang kerjanya. (ts-02)

Loading...
loading...