Sopir Truk Masuk Penjara, Habisi Nyawa Orang yang Diduga Mau Nyuri di Truk

5541

tobasatu.com, Belawan | DI (40) dibekuk petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan karena melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat, Kamis (21/10) sore mengatakan, penganiayaan dilakukan DI yang merupakan seorang sopir truk bermula ketika melihat terpal penutup truk yang sedang parkir di depan Komplek Gudang Bahari Jalan KL Yos Sudarso, Medan Labuhan bergerak-gerak. Karena curiga, DI langsung mengambil balok kayu yang berada di lokasi dan memukulkannya ke arah terpal yang bergerak.

Setelah memukulkan balok kayu kearah terpal yang bergerak sebanyak 6 kali, dari balik terpal keluar seseorang dan langsung melarikan diri. Namun, terpal masih bergerak. DI kembali memukulkan balok ke terpal yang bergerak sebanyak 4 kali sampai tidak ada pergerakan lagi. Setelah itu DI turun dari truk dan mengikat kembali terpal truk yang terbuka.

Setelah kejadian sejumlah warga datang menghampiri DI dan mengecek. Ternyata di bawah truk terdapat korban yakni Roni Alfarizi yang sudah tidak bergerak. Warga membawa korban ke RS Delima Martubung. Berselang 2 jam, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres menambahkan walaupun awal permulaan tersangka melakukan pemukulan ke arah terpal karena menduga sedang terjadi pencurian, tetapi setelah satu orang melompat keluar seharusnya tersangka menghentikan pemukulan yang dilakukannya. “Tersangka tetap melakukan pemukulan sampai akhirnya korban tidak berdaya dan meninggal dunia di RS. Tersangka telah melanggar Pasal 351 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. (ts14)

Loading...
loading...