Wali Kota Medan Apresiasi Pekan Kerukunan FKUB Kota Medan Tahun 2021

398
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan menggelar kegiatan Pekan Kerukunan FKUB Kota Medan tahun 2021 di pelataran GBKP Runggun IV Padang Bulan Medan Selayang, Sabtu (23/10/2021).

tobasatu.com, Medan | Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan menggelar kegiatan Pekan Kerukunan FKUB Kota Medan tahun 2021 di pelataran GBKP Runggun IV Padang Bulan Medan Selayang, Sabtu (23/10/2021).  

Acara ini bekerja sama dengan Forkopimda Kota Medan, DAAI TV, Organisasi dan tokoh agama, dan lainnya. 

Dalam kegiatan Pekan Kerukunan FKUB Kota Medan ini, terdapat sejumlah rangkaian acara, seperti Gotong Royong Kerukunan, Penanaman Pohon Lindung ke rumah Ibadah, Penyerahan alat dan tempat kebersihan, dan Penyerahan Rekomendasi Pendirian Rumah Ibadah. 

Acara ini turut dihadiri oleh Walikota Medan, Bobby Afif Nasution. 

Dalam sambutannya, ia sangat mengapresiasi adanya kegiatan seperti ini. Kolaborasi yang dilakukan antar umat beragama ini bisa terus terjalin, agar tercipta Kota Medan yang aman. 

“Kalau dulu kota Medan disebut miniaturnya Indonesia saya rasa masih kurang, lebih cocok disebut miniaturnya Asia karena banyaknya etnis suku bangsa yang ada di kota Medan, apakah itu mewakili etnis India, Arab, dan Tionghoa.”kata Bobby Nasution,” kata Bobby. 

Titik Green point Yayasan Buddha Tzu Chi

Turut mendukung acara Pekan Kerukunan FKUB Kota Medan tahun 2021, Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Medan juga meresmikan titik kumpul barang daur ulang (Green point) di GBKP Runggun IV Padang Bulan Medan Selayang. Lokasi ini merupakan titik Green point yang ke- 20 untuk wilayah Kota Medan. 

Peresmian titik ini, merupakan titik Greenpoint pertama yang diletakkan Tzu Chi Medan di rumah ibadah. Pemilihan titik ini dikarenakan ada 3 rumah ibadah yang lokasinya berdekatan. Sehingga dengan adanya titik green point ini, diharapkan para jamaat dan donatur dapat dengan mudah mengantarkan sampah daur ulangnya kesini. 

“Ya, ini merupakan titik Green point yang pertama kita letakkan di areal rumah ibadah. Terlebih di sini ada 3 rumah ibadah yang berdekatan, sehingga nantinya para jamaatnya bisa mengantarkan sampah daur ulangnya,” jar Andreas Sukendro, Relawan Tzu Chi Medan. 

Peresmian titik Green point ini juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pihak FKUB Kota Medan. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua FKUB Kota Medan,  Ilyas Halim. Ia mengatakan bahwa titik Greenpoint ini sangat bermanfaat bagi jamaah gereja, mesjid dan kuil disini. “Titik Greenpoint ini diharapkan dapat menjadi pengajaran jamaat disini terhadap kebersihan dan daur ulang,” ujar Ilyas. 

Kedepannya, Tzu Chi Medan akan terus berupaya mengedukasi masyarakat perihal pentingnya daur ulang bagi kehidupan. 

Aksi Tanam Pohon DAAI TV Medan bersama FK PUSPA Sumut

BACA JUGA  Pemko Medan Berikan Penghargaan Kepada Tokoh Lintas Agama

Di hari yang sama, DAAI TV Medan bekerja sama dengan Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (FK PUSPA) Sumut mengadakan Aksi Tanam Pohon di bantaran Sungai Denai Medan. Aksi ini didukung oleh Bank Mestika dan BPDASHL Wampu Sei Ular. 

Dalam aksi ini, sejumlah staf DAAI TV Medan, FK PUSPA Sumut, mahasiswa, organisasi dan Masyarakat Lingkungan 3 Kelurahan Amplas, menanam pohon di bantaran sungai denai. Ada sekitar 765 bibit pohon yang ditanam di lingkungan sekitar. 

Tony Honkley, selaku Manager Operasional DAAI TV Medan, mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh DAAI TV Medan setiap tahunnya. 

“Aksi tanam pohon kali ini, merupakan aksi rutin DAAI TV Medan dalam upaya melestarikan lingkungan. Ini juga dalam rangka menyambut hari Pohon Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 November nanti,” ujarnya. 

Meskipun pandemi covid-19 masih melanda di bumi ini, namun semangat dari staf DAAI TV Medan tidak luntur meskipun berkegiatan dilakukan di luar ruangan. Kegiatan ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. 

Aksi tanam pohon ini akan dilakukan oleh DAAI TV Medan di bulan berikutnya dengan lokasi yang berbeda. Semoga apa yang dilakukan ini, dapat bermanfaat bagi kita dan ekosistem lainnya. Dan menjadi penyelamat di masa yang akan datang. (ts-02)

Loading...
loading...