Cerita Keluarga Irfan Bachdim, Habiskan Rp55 Juta untuk Karantina

515
Irfan Bachdim dan keluarga. (Foto: Instagram Jennifer Bachdim).

tobasatu.com, Jakarta | Pesepakbola Irfan Bachdim diketahui baru saja kembali dari Jerman menghabiskan liburan Tahun Baru bersama keluarganya.

Kembali ke tanah air, Irfan dan keluarga harus menjalani karantina selama 7 hari, sebelum akhirnya bisa kembali ke kediaman mereka di Bali.

Tangkapan layar insta story akun Instagram Jennifer Bachdim.

Hal ini sesuai peraturan penerbangan di era pandemi Covid-19, dimana untuk penerbangan internasional harus menjalani tujuh hari karantina.

Irfan dan keluarga memilih melewati masa karantina keluarganya di hotel bintang lima Ritz Carlton, Jakarta. 

Jennifer Bachdim yang merupakan istri Irfan Bachdim, melalui akun instagramnya berbagi cerita bahwa mereka merogoh kocek sebesar Rp55 juta untuk menjalani karantina selama 7 hari di hotel tersebut.

“Kami memesan hotel sewaktu masih di Jerman, Rp55 juta untuk dua kamar yang ukurannya gede banget dengan tiga tempat tidur king size,” ujar ibu tiga anak yang kerap disapa mommy Jen tersebut menjawab Q n A (sesi tanya jawab) bersama netizen, sebagaimana tobasatu.com kutup, Sabtu (22/1/2022).

Melalui akun instagramnya, Jennifer Bachdim menunjukkan aktivitas mereka bersama ketiga anaknya termasuk si bungsu yang masih berusia balita.

Mulai dari mengerjakan PR hingga menikmati makanan yang disediakan di hotel.

Menurut Jennifer, sebelum menjalani karantina, keluarga mereka sudah menjalani tes PCR di bandara dan hasilnya negatif.

Sementara saat mereka tiba di Jerman sebelumnya, menurut Jennifer kebijakan pemerintah setempat tidak mewajibkan mereka menjalani karantina.

Jennifer Bachdim diketahui merupakan seorang model papan atas yang memiliki darah Jerman. Jennifer kerap berbagi aktivitasnya di media sosial saat tengah melakukan olahraga.

Dia terlihat sangat bugar dan menginspirasi banyak perempuan untuk sehat dan kembali langsing usai melahirkan. (ts-02)

BACA JUGA  Wali Kota Medan Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Masjid Al Musabihin