Sidak e-Parking di Jalan Setiabudi Medan, Bobby Temukan Pengutipan Parkir Secara Manual

461
Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan sidak pelaksanaan e-parking di kawasan Jalan Setiabudi, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, persisnya di depan Bank Negara Indonesia (BNI), Senin (24/1/2022).

tobasatu.com, Medan | Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan sidak pelaksanaan e-parking di kawasan Jalan  Setiabudi, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, persisnya di depan Bank Negara Indonesia (BNI), Senin (24/1/2022).

Meski sudah ditetapkan sebagai kawasan e-parking, namun saat Sidak, Bobby masih melihat adanya petugas parkir yang melakukan pengutipan secara manual. Selain membuat masyarakat bingung, hal ini juga berpotensi menyebabkan kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.

Sidak dilakukan setelah orang nomor satu di Pemko Medan menerima pengaduan dari warga terkait masih diberlakukannya pengutipan retribusi parkir secara manual meski di kawasan itu telah ditetapkan E-Parking. Dari hasil sidak yang dilakukan, pengaduan warga terbukti dan petugas parkir pun mengakuinya.

“Saya mendapat aduan dari warga, petugas parkir ada yang mengutip retribusi parkir menggunakan digital (E-Parking) dan manual. Ini bukan salah petugas parkirnya, tetapi murni kesalahan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang mengeluarkan dua Surat Perintah Tugas (SPT). Satu SPT pengutipan parkir menggunakan digital, satu lagi dikeluarkan SPT pengutipan parkir secara manual. Hal ini menjadi salah satu pemicu terjadinya potensi keributan dan  menyebabkan loss PAD,” kata Bobby Nasution.

Selain itu dalam sidak yang dilakukan tersebut, Bobby juga menemukan oknum yang merupakan salah seorang pegawai honorer Dishub meminta setoran parkir  melebihi yang telah ditetapkan kepada juru parkir (jukir) manual.

“Seharurnya jukir manual menyetor setoran parkir sebesar Rp25 ribu per hari. Tapi, oknum itu meminta Rp.30.000-Rp.40.000 perhari,” jelasnya.

Terkait temuan tersebut, Bobby minta kepada Dishub untuk segera menyelesaikannya. Sebab, kebocoran parkir  selama ini menyebabkan target yang telah ditetapkan acap kali tidak tercapai. Padahal potensi parkir yang dimiliki cukup besar.

BACA JUGA  Walikota Medan Pantau Arus Lalulintas Lewat ATCS

“Saya ingatkan Dishub, lokasi yang sudah menggunakan E-Parking mulai longgar dan lalai penerapannya. Masih banyak ditemui menggunakan transaksi manual,” tegasnya seraya menambahkan temuan ini akan ditindaklanjuti Inspektorat guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis berjanji akan menyelesaikan persoalan itu dalam beberapa hari. Kedepannya, janjinya, penerapan parkir seluruhnya akan dilakukan dengan sistem E-Parking.

“Insya Allah mulai besok, saya perintahkan jajaran Dishub untuk menerapkan E-Parking di kawasan ini, baik parkir pinggir jalan maupun pelataran,” janji Iswar.

Terkait tindakan oknum salah seorang pegawai honorer Dishub yang mengutip retribusi parkir melebihi target yang telah ditetapkan, Iswar menyampaikan permintaan maafnya.

“Ini salah satu kenakalan dari personil saya, saya mohon maaf. Target ke kantor seharusnya Rp. 25.000, ternyata dia minta kepada jukir Rp. 30.000-Rp.40.000. Sesuai arahan dari Pak Wali, oknum ini akan kami tindak besok,” ungkapnya.(ts-02)