Prof Muzakkir Pertemukan Para Ulama dalam Acara Silaturrahim

95
Ustadz kondang Kota Medan Prof. Muzakkir mengundang beberapa ulama senior Kota Medan dan ustaz-ustaz muda ke rumah beliau di Jalan Pasar I, Gang Anyelir IV Setia Budi.

tobasatu.com, Medan | Dalam rangka mempererat jalinan silaturrahim dan merajut ukhuwah Islamiyyah, ustadz kondang Kota Medan Prof. Muzakkir mengundang beberapa ulama senior Kota Medan dan ustaz-ustaz muda ke rumah beliau di Jalan Pasar I, Gang Anyelir IV Setia Budi, belum lama ini. 

“Saya mengumpulkan para mubaligh, ustaz-ustaz muda dengan memanggil para ulama senior adalah untuk mendengarkan nasehat-nasehat dari mereka,” tutur Prof. Muzakkir. 

Acara yang digelar sederhana namun penuh makna itu diisi dengan tausiah dari ulama senior, Al-Ustaz DR. K.H. Amiruddin, MS, Dr. H. Amhar Nasution, M. Ag dan Al-Ustaz H. Zulfikar Hajar, Lc. Turut hadir pada acara tersebut adalah Prof. Zainal Arifin (Guru Besar UIN SU), Dr. AzhariAkmal Tarigan, Ustaz Fadli Sudiro, Ustaz Mukhlis Almubarok , Ustaz Syafi’I, ustadz Rudiawan Sitorus, Ustaz Dr Rudiawan, Ustaz Duha dan ustadz Rizki.

Saling Membesarkan

Dalam tausiahnya, Buya Amiruddin mengingatkan para Ustaz terutama yang muda-muda hendaklah saling membesarkan. Dakwah bukan persaingan melainkan adalah jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan saling membesarkan dalan memberi pencerahan pada umat. 

Maka Dakwah sesuai dengan ajaran Islam harus tetap dengan hikmah, mau’izhah hasanah dan dengan etika terbaik. Disamping itu, dakwah itu juga harus komprehensif dan integrative. 

Dakwah bi al-lisan, dakwah bi al-hal dan dakwah bi al-kitabah. Sosok da’I yang seperti ini ada pada Prof. Muzakkir yang layak dijadikan teladan bagi da’i- da’i muda.

Sedangkan Dr. Amhar Nasution yang banyak bercerita tentang pengalamannya dalam dunia dakwah juga mengingatkan pentingnya mengingat orang-orang yang berjasa dalam perjalanan dakwah kita. Da’I tidak boleh merasa besar sendiri dan bisa hebat sendiri. 

“Sesungguhnya ada orang yang banyak membantu kita. Karena itulah, jasa-jasa mereka harus diingat kendatipun para senior tidak mengharapkan itu semua karena mereka insya Allah adalah orang yang ikhlas. Prof. Muzakkir kendatipun sudah menjadi guru besar namun tetap hormat kepada guru-gurunya,” tuturnya.

Acara silaturrahim diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Syafi’I yang juga merupakan vokalis El-Jadid. Sedangkan Pembawa acara adalah Dr. Azhari Akmal Tarigan.

Diakhir acara tak henti-hentinya Prof. Muzakkir menyatakan ucapan syukurnya karena para ulama berkenan hadir dan memenuhi undangannya. Sedangkan Ustaz Rudiawan yang juga anggota DPRD Kota Medan sebagai mewakili undangan merasa berbangga diundang Prof. Muzakkir untuk hadir di rumah yang penuh keberkahan. 

Ada harapan besar, agar acara-acara silaturrahmi antar ulama dapat terus dilakukan dan diperluas. Ulama perlu sering bertemu untuk membicarakan masalah-masalah umat. (ts-02)

Loading...
loading...