Porkot 2022, Medan Denai Pertahankan Gelar Juara Umum

528
Wali Kota Medan menyerahkan piala juara umum kepada Camat Medan Denai yang berhasil keluar sebagai Juara Umum Porkot tahun 2022.

tobasatu.com, Medan | Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan ke XII tahun 2022 resmi ditutup, setelah berlangsung selama sepekan penuh, Sabtu (13/8/2022).

Kecamatan Medan Denai berhasil mempertahankan gelar sebagai juara umum dengan meraih 43 medali emas, 34 perak dan 15 perunggu. 

Juara kedua diraih Kecamatan Medan Amplas dengan raihan 40 medali emas, 28 perak dan 44 perunggu. Sedangkan juara ketiga direbut Kecamatan Medan Helvetia dengan torehan 21 medali emas, 18 perak serta 20 perunggu. 

Penutupan Porkot dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi  Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya, Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP serta unsur Forkopimda Kota Medan.

Bobby Nasution mengucapkan selamat kepada Medan Denai atas keberhasilan mempertahankan gelar juara umum, termasuk kepada seluruh atlet yang telah berhasil mempersembahkan medali bagi kecamatannya masing-masing.

Orang nomor satu di Pemko Medan ini berharap, Porkot dapat menghasilkan atlet yang tidak hanya bisa membanggakan Kota Medan, tetapi juga Provinsi Sumut bahkan Indonesia ke depannya.

“Atas nama Pemko Medan dan mewakili seluruh masyarakat Kota Medan, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Porkot XII ini. Saya juga menyampaikan selamat kepada seluruh atlet yang sudah memenangkan Porkot XII tahun 2022 ini,” kata Bobby Nasution.

Pemko Medan, kata Bobby, akan mensupport seluruh kegiatan, khususnya kegiatan olahraga yang ada di wilayah Kota Medan. Oleh karenanya Pemko Medan akan terus mencoba memperbaiki apa saja dari sisi pemerintah yang masih dalam kekurangan. Kemudian Bobby berpesan, seluruh kecamatan untuk membina atlet yang ada di wilayahnya. Guna mendukung pembinaan atlet, ujarnya, Pemko Medan akan membangun fasilitas olahraga di lima kecamatan.

BACA JUGA  Porkot ke-X Ditutup, Medan Denai Pertahankan Juara Umum

“Namun hingga kini tidak ada satu pun camat pun yang mengajukan dan meminta wilayahnya untuk dibangun fasilitas olahraga. Padahal pembangunan fasilitas olahraga ini sudah disampaikan. Kita harus bersama-sama membina para atlet dari tingkat yang paling kecil. Seluruh fasilitas olahraga yang ada di Kota Medan, bukan hanya di tingkat kota, provinsi tapi juga kelurahan dan kecamatan bisa dibangun dengan sebaik baiknya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua KONI Kota Medan Eddy H Sibarani menyampaikan, Porkot berlangsung  6-13 Agustus diikuti kontingen yang berasal dari 21 kecamatan di Kota Medan mempertandingkan 22 cabang olahraga (cabor). 

“Dari 22 cabor ini, ada sebanyak 1092 lebih pertandingan yang ditampilkan. Atlet pemenang masing-masing cabor akan mengikuti kejuaraan daerah (kejurda) dalam rangka memperoleh tiket mewakili kontingen Provinsi Sumut untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024,” jelas Sibarani. (ts-02)