Fraksi NasDem Minta Pemko Medan Serius Kembangkan UMKM

31
Gedung DPRD Kota Medan.

tobasatu.com, Medan | Persoalan UMKM menjadi perhatian serius Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Kota Medan. Pemko Medan diminta  untuk lebih serius dan memperhatikan pembinaan dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)  di Kota Medan.

“Kita minta Pemko Medan lebih serius mengembangkan UMKM. Sebab, UMKM merupakan sektor pengerakan ekonomi yang tidak tertandingi dalam pemulihan ekonomi masyarakat, terlebih-lebih di masa pandemi Covid-19 dan pasca kenaikan harga BBM,” kata juru bicara Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor  S.Sos di Gedung DPRD Medan, Selasa (22/11/2022).

Dalam rapat paripura Penyampaian Pemandangan  Umum  dan Akhir Fraksi-Fraksi  sekaligus pengesahan APBD Tahun Anggatan (TA) 2023 ini, kata Antonius, Fraksi NasDem menilai, UMKM dapat memulihkan perekonomian pasca wabah pandemi Covid-19 dengan memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk berusaha.

Selain itu kata Antonius dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua H Ihwan Ritonga SE, Rajudin Sagala, T Bahrumsyah dan para anggota dewan, Pemko Medan juga diharapkan memberikan  perhatian dan penanganan serius  terkait  kepersertaan program BPJS kesehatan. “Kita berharap agar Pemko Medan dapat melakukan penambahan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat yang belum tercover,” harapnya.

Terkait dengan kemajuan pendidikan di Kota Medan, kata Antonius dihadapan Wali Kota Medan Bobby Nasution, Wakil Wali Kota H Aulia Rachman, Seka Kota Medan Wiriya Alrahman, perwakilan Forkopimda Kota Medan, Sekwan DPRD Medan M Ali Sipahutar, Plt Kabag Persidangan Andreas Willy Simanjuntak serta pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, Fraksi NasDem juga berharap agar  Pemko Medan sebaiknya lebih memperhatikan anak didik yang terdampak Covid-19 serta  dampak  kenaikan harga BBM, khususnya peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi lemah.

“Pandemi Covid-19 dan pasca kenaikan BBM sangat berpengaruh terhadap peserta didik, termasuk mutu dan kualitas pendidikannya. Kita berharap Pemko Medan dapat memperhatikannya sehingga mutu dan kualitas pendidikan kita tetap terjaga,” ungkapnya. (ts-02)