Polisi Ungkap Motif Suami Bunuh Istri di Binjai

213
Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai menggelar press release di Mako Polres Binjai, yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP M Rian Permana.

tobasatu.com, Binjai | Kepolisian Resor Binjai mengungkap motif suami bunuh istri yang terjadi di Jalan T Amir Hamzah, Lingkungan VI, Jati Karya, Binjai Utara, Jumat (23/12/22).

Fakta diungkap sewaktu Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai menggelar press release di Mako Polres Binjai, yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP M Rian Permana, didampingi Kanit Pidum Iptu Hotdiatur Purba, Kasi Humas Iptu Junaidi dan Kanit Reskrim Polsek Binjai Utara Iptu J Sitanggang.

Rian menjelaskan, mayat istri diketahui pada Selasa 20 Desember 2022 oleh para tetangga yang dikarenakan tercium aroma bau busuk yang bersumber di sebuah rumah kontrakan.

“Warga bersama pemilik kontrakan pun berinisiatif mendobrak pintu rumah yang menjadi sumber bau busuk tersebut. Kemudian, terlihat mayat wanita berinisial RDS (26) di dalam kamar yang terlentang diatas kasur dan sudah membengkak,” jelasnya.

Sambung Rian, masih menjelaskan, korban ditemukan meninggal diperkirakan sudah tiga hari dan ditemukan tanda – tanda kekerasan pada leher lilitan kabel listrik. Selanjutnya mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

Nah, pada hari itu juga Polisi langsung memburu terduga pelaku pembunuhan tersebut. Polisi berhasil menangkap pria berinisial R (32) di rumahnya, Jalan Musyawarah, Paya Mabar, Stabat. Pelaku R sendiri teman dari suaminya, yang ikut membantu menghabisi nyawa RDS.

Berselang dua hari tepatnya Kamis 2 Desember 2022, kata Rian, suami dari wanita itu berinisial LBP (35) ditemukan gantung diri di tiang gubuk milik warga di Perladangan Desa Tandam Hulu I, Hamparan Perak, Deli Serdang, menggunakan seutas tali tambang berwarna biru.

“Motif pelaku sendiri dipengaruhi faktor ekonomi, lantaran RDS meminta suaminya untuk membeli gas elpiji dan setelah itu korban dianiaya hingga tidak bernyawa,” ujar Rian, orang nomor satu di Sat Reskrim Polres Binjai ini.

BACA JUGA  Polisi Periksa Puluhan Warga Beguldah

Terhadap pelaku R, mantan Kasat Narkoba Polres Binjai itu menyebutkan, dipersangkakan pasal 338 Jo Pasal 35 KUHPidana dengan ancaman selama – lamanya 15 tahun penjara.

Sementara itu, polisi berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti, diantaranya seutas kabel cok sambung, sprei, handuk, pakaian tidur korban, dan satu buah dispenser. Barang bukti diatas, merupakan alat pelaku untuk menghabisi nyawa korban. (ts-25)