Relawan Kampung Siaga Bencana di Binjai Selatan Dikukuhkan

177
Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) resmi dikukuhkan di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (29/12/22).

tobasatu.com, Binjai |  Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) resmi dikukuhkan di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (29/12/22).

Pengkukuhan itu, dilakukan oleh Wali Kota Binjai Drs H Amir Hamzah MAP melalui Staf Ahli Wali Kota Binjai, dr Heri Hendri SpPD. Sekaligus penyerahan sertifikat.

Selain itu juga, pemberian bantuan sarana dan prasarana lumbung sosial penanggulangan bencana alam senilai Rp 130.044.490 oleh Pekerja Sosial Madya pada Direktorat Perlindungan Korban Bencana Alam Kementerian Sosial RI, Edi Suwarna, yang masing-masing diterima Staf Ahli Walikota Binjai, dr Heri Hendri SpPD dan Asisten III Sekretaris Daerah Kota Binjai, Drs Meidi Yusri, untuk diteruskan kepada Ketua Relawan Kampung Siaga Bencana Kecamatan Binjai Selatan, Ardiansyah.

Wali Kota Binjai, dalam amanah tertulisnya dibacakan Staf Ahli Walikota Binjai, dr Heri Hendri SpPD, mengatakan Relawan Kampung Siaga Bencana dibentuk demi meningkatkan kesiapsiagaan dan pencegahan bencana alam berbasis masyarakat melalui pemanfaatan dan optimalisasi sumber daya daerah.

Meskipun dibentuk di Kecamatan Binjai Selatan, namun dia tetap mengingatkan Relawan Kampung Siaga Bencana Kecamatan Binjai Selatan agar siap sedia membantu Pemerintah Kota Binjai melakukan upaya penanggulangan bencana yang kemungkinan terjadi pada kecamatan lain di Kota Binjai.

“Terimakasih kami kepada Kementerian Sosial RI yang telah memberikan dukungan fasilitas. Kami juga berharap Relawan Kampung Siaga Bencana menjadi garda terdepan dalam proses mitigasi bencana, demi meminimalisir ancaman dan risiko bencana alam di Kota Binjai, khususnya di Kecamatan Binjai Selatan,” ujar Amir. 

Sementara itu, Pekerja Sosial Madya pada Direktorat Perlindungan Korban Bencana Alam Kementerian Sosial RI, Edi Suwarna, Kampung Siaga Bencana Kecamatan Binjai Selatan merupakan wadah relawan sosial penanggulangan bencana alam ke-925 yang telah dibentuk di seluruh Indonesia.

Menurutnya, pembentukan Relawan Kampung Siaga Bencana Kecamatan Binjai Selatan sendiri dilatarbelakangi oleh rutinya wilayah Kecamatan Binjai Selatan dilanda bencana alam, terutama banjir dan angin puting beliung.

Dalam hal ini, sambung Edi, Kampung Siaga Bencana merupakan suatu wadah organisasi yang menghimpun para relawan sosial dari masyarakat daerah. Mereka kemudian dilatih khusus agar dapat memahami dan menjalankan SOP penanggulangan bencana alam sesuai dengan pola kearifan lokal.

“Atas nama Kementerian Sosial RI, kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Binjai, para relawan sosial dan seluruh pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pembentukan Relawan Kampung Siaga Bencana. Semoga ini menjadi salah satu pilar sosial penanggulangan bencana alam di daerah,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kota Binjai, Amransyah SE, dalam. Laporannya menyebut, Relawan Kampung Siaga Bencana Kecamatan Binjai Selatan dibentuk berdasarkan amanah Undang-Undang RI Nomor: 24 Tahun 2007 tentang Pnanggulangan Bencana, dan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor: 128 Tahun 2011 tentang Kampung Siaga Bencana.

Dia mengakui, wadah relawan sosial kebencanaan ini dibentuk Pemerintah Kota Binjai di bawah koordinasi Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dengan maksud memberikan perlindungan bagi masyarakat terhadap ancaman dan resiko bencana alam di daerah.

Adapun tujuannya, kata Amran, tidak lain untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan risiko bencana alam, membentuk jaring antisipasi bencana secara terpadu berbasis masyarakat, mengorganisasikan masyarakat agar terlatih dalam menanggulangi bencana alam, serta menjamin terciptanya kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini sendiri dilaksanakan selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Desember 2022. Untuk hari pertama dilaksanakan sosialisasi pembentukan Relawan Kampung Siaga Bencana yang diikuti 100 peserta. Kemudian, hari kedua dilaksanakan pelatihan teknis penanggulangan bencana yang diikuti 60 peserta. Lalu hari ketiga dilaksanakan pengukuhan Relawan Kampung Siaga Bencana dan uji simulasi SOP penanggulangan bencana yang dihadiri 250 orang,” ungkap Amran.

Menutup kegiatan ini, turut dilaksanakan pembacaan pernyataan sikap siaga bencana oleh Camat Binjai Selatan, Aldi Agustian SSos MM, serta simulasi SOP penanggulangan bencana alam oleh Relawan Kampung Siaga Bencana Kecamatan Binjai Selatan.

Hadir, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Binjai, Iman Siswanto SSos, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Provinsi Sumatera Utara, Ketua Karang Taruna Kota Binjai, M Fariz Al-Hafiz, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), jajaran camat dan lurah se-Kota Binjai, serta para bhabinkamtibmas, babinsa, kepala lingkungan, dan relawan sosial se-Kecamatan Binjai Selatan. (ts-25)