Dekan FISIP UISU Dukung Walikota Soal Penolakan LGBT, Usulkan Bikin Tempat Rehabilitasi

377

tobasatu.com, Medan | Dukungan terhadap Walikota Medan Bobby Nasution perihal penolakan keberadaan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Kota Medan terus mengalir. Salah satunya dari Dekan FISIP UISU Samsul Bahri Pane, S.Sos, MAP.

Samsul menilai Walikota Medan telah menampakan sikap kepemimpinan yang baik. Hanya saja, pernyataan Walikota atas keberadaan LGBT tidak cukup hanya dalam bentuk statemen. Akan tetapi lebih dari itu. Pemko Medan harus bertindak aktif untuk melakukan pengawasan dan tindakan konkrit sehingga para LGBT tidak bebas beraktivitas di tengah-tengah publik Kota Medan.

“Pernyataan Walikota terkait LGBT yang banyak ditemukan di sepanjang jalan di Kota Medan, wajib diapresiasi dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat khususnya organisasi keagamaan, kepemudaan serta tokoh lintas agama dan suku,” ujar Dekan Samsul Bahri Pane kepada media belum lama ini.

Samsul mendorong Wali Kota Medan beserta tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh ormas dan semua pihak untuk melakukan konsolidasi bersama-sama untuk mengambil peran mengatasi penyimpangan seperti yang dilakukan LGBT.

Samsul menambahkan perlu pula dicari solusi bagi mereka yang sudah terlanjur LGBT. Berbagai ahli telah menyatakan bahwa LGBT tersebut bukanlah penyakit fisik, tetapi lebih kepada penyakit mental.

Oleh karena itu, kata Samsul, pendampingan bagi LGBT perlu dipikirkan. Bila memungkinkan tempat rehabilitasi untuk LGBT sudah harus dipikirkan.

“Kita tidak hanya pandai melarang dan menindak mereka. Namun kita harus juga memberikan solusi yang terbaik untuk mereka,” kata Samsul. (ts03)

BACA JUGA  Rizki: Kolaborasi Medan Berkah dengan UMKM Wujudkan Medan Pusat Kuliner Asia