Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Argentikan Resmi Mengajukan Diri

524
Presiden FIFA Gianni Infantio.

tobasatu.com, Jakarta | Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) telah mengajukan tawaran resmi untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2023 setelah FIFA mencabut hak Indonesia untuk menyelenggarakan turnamen tersebut.

FIFA resmi mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U20, Rabu (29/3/2023) dimana turnamen itu yang sedianya digelar pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023, dengan alasan situasi terkini yang tidak memungkinkan, terkait maraknya aksi penolakan terhadap Israel.

“Keputusan akan dibuat, saya pikir, selama dua atau tiga hari ke depan – dan sesegera mungkin karena Piala Dunia (U-20) dimulai pada 20 Mei, yang sudah dekat. Kita semua tahu tentang sepak bola di Argentina, ini adalah negara yang saya yakin bisa menjadi tuan rumah turnamen sebesar ini,” tutur Presiden FIFA, Gianni Infantio, sebagaimana dilansir situs resmi FIFA, Jumat (31/3/2023).

Infantino menyatakan Presiden AFA Claudio Tapia, serta Kementerian Olahraga dan Pariwisata negara Amerika Selatan, dan Kementerian Perdagangan telah memberikan “jaminan yang diperlukan” dibalik tawaran “kuat”, yang diserahkan kepadanya.

“Proposal AFA akan dikirim ke Biro FIFA (Dewan) yang akhirnya akan membuat keputusan siapa yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20,” jelas Presiden FIFA.

Penolakan Terhadap Israel

Dicopotnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20, berawal dari penolakan Gubernur Bali I Wayan Koster terhadap Israel yang ikut menjadi kontestan Piala Dunia. Sejarah Indonesia yang mendukung perjuangan rakyat Palestina yang tengah berkonflik dengan Israel menjadi latar belakang penolakan tersebut.

Penolakan I Wayan Koster ini kemudian juga diikuti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sejumlah partai dan organisasi massa di Indonesia.Hal inilah yang disinyalir menjadi alasan bagi FIFA untuk mencopot status tuan rumah bagi Indonesia. (Ts-02)

BACA JUGA  FIFA Jatuhkan Sanksi Pada PSSI