Bertemu Komisioner Bawaslu, Bobby Nasution Ingin Tingkat Pemilih di Pemilu 2024 Meningkat

227
Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima kedatangan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, Rabu (13/9/2023). Wali kota berharap agar Pemilu 2024 nantinya dapat berjalan aman, lancer dan damai.

tobasatu.com, Medan | Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima kedatangan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, Rabu (13/9/2023). Wali kota berharap agar Pemilu 2024 nantinya dapat berjalan aman, lancer dan damai.

“Tidak hanya saat pemilihan, seluruh tahapan proses yang berlangsung juga diharapkan berjalan dengan baik dan lancer,” tutur Bobby dihadapan komisioner Bawaslu Kota Medan yang dipimpin Ketua Bawaslu Medan David Reynold.

Di samping proses gelaran Pemilu, Bobby Nasution juga berharap agar Bawaslu Kota Medan berperan dalam menjaga dan meningkatkan jumlah pemilih dalam pesta demokrasi. Sebab, Kota Medan pernah tercatat sebagai daerah dengan tingkat partisipasi pemilih terendah.

“Medan pernah menjadi daerah dengan tingkat pemilih terendah. Suksesnya pemilihan umum juga ditandai dengan tingkat pemilih, maka kami harap Bawaslu juga berperan untuk mendorong peningkatan angka pemilih di Kota Medan,” kata Bobby Nasution.

Didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Medan HM Sofyan dan Kaban Kesbangpol Andi Mario, orang nomor satu di Pemko Medan ini juga meminta Bawaslu melakukan sosialisasi dan edukasi terkait area mana saja yang boleh dan tidak boleh dijadikan sebagai tempat berkampanye agar semua pihak dapat terinformasi dengan baik.

“Bawaslu tugasnya sebagai pengawas, melakukan pengawasan. Kami harap, apa yang menjadi aturan-aturan dalam Pemilu bisa disampaikan secara luas dan massif. Dengan begitu, mudah-mudahan masyarakat juga memahami apa yang sebenarnya menjadi esensi Pemilu,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Medan David Reynold yang datang bersama komisioner lain minta kolaborasi Pemko Medan dalam mendukung netralitas ASN saat pemilu. “Kami siap bangun kolaborasi dengan jajaran yang ada terkait sosialisasi dan edukasi aturan dalam pemilu,” bilang David. (ts-02)

BACA JUGA  Anggaran Bawaslu Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan APD Belum Direspon