Performa Layanan MADINA Bank Muamalat Meningkat Pesat

445
Layanan Cash Management System (CMS) PT Bank Muamalat Indonesia Tbk yang bernama Muamalat Digital Integrated Access (MADINA) mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang 2023.

tobasatu.com, Jakarta | Layanan Cash Management System (CMS) PT Bank Muamalat Indonesia Tbk yang bernama Muamalat Digital Integrated Access (MADINA) mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang 2023.

SEVP Enterprise Banking Bank Muamalat Irvan Yulian Noor mengatakan, pengguna MADINA secara keseluruhan bertambah sebanyak 1.568 pengguna atau meningkat sebesar 18% secara year on year (yoy) per akhir Desember 2023. Peningkatan tersebut sejalan dengan volume transaksi MADINA yang tumbuh 23% (yoy) dari Rp40,8 triliun menjadi Rp50,4 triliun.

Demikian pula dengan jumlah frekuensi transaksi MADINA yang naik 7% (yoy) menjadi 1.366.838 transaksi.

“Peningkatan tersebut merupakan hasil dari upaya kami yang gencar menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dan implementasi sejumlah strategi untukmeningkatkan utilisasi layanan MADINA. Tren positif tersebut akan kami lanjutkan pada tahun ini dengan fokus pada segmen lembaga keuangan syariah dan institusi Islam, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujar Irvan Yulian Noor dalam keterangan yang diterima tobasatu.com.

Selain itu, layanan Virtual Account (VA) yang terintegrasi dengan MADINA juga turut meningkat. Jumlah frekuensi transaksi VA Bank Muamalat naik 12% (yoy) menjadi 3.594.765 transaksi. Adapun volume transaksi VA Bank Muamalat naik 9% (yoy) menjadi Rp5,7 triliun.

Untuk meningkatkan utilisasi MADINA pada 2023, Bank Muamalat melaksanakan MADINA Activation Program (MAP) dimana nasabah diberikan benefit bebas biaya transaksi hingga 30 kali/bulan selama 3 bulan. Selain itu, Bank Muamalat juga menggelar MADINA Class Training (MCT) secara rutin setiap minggu via online, yaitu pelatihan yang ditujukan bagi nasabah baru maupun eksisting agar segera mengaktifkan layanan MADINA dan menjadikan Bank Muamalat sebagai bank operasional mereka. (ts)

BACA JUGA  Lakukan Business Refocussing, Bank Muamalat Fokus Garap Ritel Konsumer