‘Ground Breaking’ SJUT Sepanjang 71.265 Meter, Bobby Nasution : Medan Rapi Tanpa Kabel

249
Wali Kota Medan melakukan Ground Breaking Pembangunan SJUT Telekomunikasi di Kota Medan yang digelar di Taman Ahmad Yani Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (13/2/2024).

tobasatu.com, Medan | Guna mendukung Program Medan Rapi Tanpa Kabel (Merata), Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Kota Medan melakukan ground breaking pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) telekomunikasi sepanjang 71.265 meter.

Pembangunan ditargetkan akan diselesaikan selama dua tahun dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp.169.721.481.300.

Demikian terungkap dalam Ground Breaking Pembangunan SJUT Telekomunikasi di Kota Medan yang digelar di Taman Ahmad Yani Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (13/2/2024). Selain penekanan tombol sirene, ground breaking juga ditandai dengan peletakan pipa HDPE yang disaksikan langsung Bobby Nasution.

Ground Breaking turut juga dihadiri Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun, Kajari Medan, Muttaqin Harahap, mewakili Dandim 0201/Medan, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Kadis SDABMBK Topan Obaja Putra Ginting dan Pimpinan PT Inter Medialink Solusi dan PT Grefal Era Mas.

Diungkapkan Bobby Nasution, kondisi kabel utilitas, terutama telekomunikasi semakin semrawut dan membentang di Kota Medan.

“Mau internetnya cepat dan sinyalnya bagus tapi kabel-kabel yang ada semakin semrawut. Untuk itulah harus kita tata kerapiannya. Jadi, seluruh kabel telekomunikasi mulai kita pindahkan dari kabel di udara menggunakan tiang ke dalam tanah,” kata Bobby Nasution.

Dikatakan Bobby Nasution, sebenarnya pemindahan kabel dari udara ke dalam tanah telah dilakukan Pemko Medan tahun 2022 dan 2023 di sejumlah ruas jalan di Kota Medan dengan menggunakan APBD.

“Di tahun 2024 ini, pemindahan yang dilakukan tanpa menggunakan APBD. Pemindahan ini kita kerjasamakan dengan pihak ketiga sepanjang 71 km,” ungkapnya.

Pemindahan kabel telekomunikasi menurut Bobby akan berlanjut karena Kota Medan memiliki lebih dari 3.000 ruas jalan.

BACA JUGA  Pemko Medan Targetkan Pengerjaan Kabel Bawah Tanah di 8 Ruas Jalan Rampung pada 2024

“Dari lebih 3.000 ruas jalan ini, 1.000 di antaranya merupakan jalan arteri dan sekunder. Jika ada yang ingin berinvestasi membangun SJUT Kota Medan, silahkan karena masih banyak ruas jalan yang bisa dikerjasamakan,” paparnya.

Sebelumnya, Kadis SDABMBK Kota Medan Topan OP Ginting dalam laporannya menyampaikan, pemindahan kabel utilitas dari udara ke dalam tanah telah dilaunching tahun 2022 di ruas Jalan Sudirman Medan. Kemudian, imbuhnya, berlanjut tahun 2023 di beberapa ruas jalan di seputaran kawasan Kota Lama Kesawan. “Pemindahan yang kita lakukan tersebut menggunakan APBD,” jelas Topan.

Tingginya biaya yang dikeluarkan dalam pemindahan tersebut, jelas Topan, membuat Wali Kota minta agar dibuat konsep atau skema agar Program Merata yang dilakukan tidak menggunakan APBD. Akhirnya, ungkapnya, ditemukan solusinya dengan cara sewa kekayaan daerah Kota Medan. Selanjutnya, bilangnya, solusi ini dikomunikasikan dengan Kementerian Kominfo, termasuk bagaimana tata cara penyewaan aset terhadap NJOP ini.

“Di tahun 2023, kita persiapkan semua instrumennya sehingga lahirlah Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan No.53/2023 tentang Penyelenggaraan Jaringan Utilitas Terpadu. Perwal ini menyambung dari Perwal No.46/2021 tentang Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian-Bagian Jalan dalam Rangka Penyelenggaraan Jaringan Utilitas,” jelas Topan.

Dijelaskan Topan, setelah dilakukan lelang di tahun 2023, ada dua perusahaan yang keluar sebagai pemenang untuk membangun infratsrktur SJUT   melalui Kerja Sama Operasi (KSO) yakni PT Inter Medialink Solusi dan PT Grefal Era Mas.

“Pelaksanaan Pembangunan selama dua tahun dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp.169.721.481.300. Biayanya cukup besar, bayangkan jika kita menggunakan dana APBD,” ujarnya.

Selain tidak mengeluarkan biaya untuk pembangunan infrastruktur SJUT, tutur Topan, Pemko Medan akan mendapatkan biaya sewa lahan jalan yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur SJUT sepanjang 71.265 m.

BACA JUGA  Pemko Medan Targetkan Pengerjaan Kabel Bawah Tanah di 8 Ruas Jalan Rampung pada 2024

“Untuk tahun ini, Pemko Medan akan mendapatkan biaya sewa lahan dari kedua perusahaan itu sebesar Rp.3.448.388.665 pertahun,” sebutnya seraya menambahkan 31 ruas jalan yang dibangun SJUT itu dibagi menjadi 6 zona dimana mulai Jalan Diponegoro, Jalan Kapten Muslim dan Jalan Jamin Ginting. (ts-02)