DPRD Medan Minta Pemko Lebih Masif Sosialisasikan BRT

17
Anggota DPRD Medan Rudiawan Sitorus.

tobasatu.com, Medan | Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta untuk lebih masif melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat menjelang pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai- Deli Serdang (Mebidang) pada 1 Juli 2024 nanti.

“Edukasi masyarakat ini sangat penting agar mereka mau menggunakan BRT ini. Jangan sampai nanti BRT ini sepi penumpang,” ucap Wakil Ketua Komisi IV DPRD Medan, Rudiawan Sitorus, Rabu (24/4/2024).

Yang terpenting, kata Rudiawan, Pemko Medan harus menyiapkan jalur perlintasan BRT nantinya sebelum dioperasikan.

“Ini harus menjadi perhatian Pemko Medan agar BRT ini bisa efeisien dan berjalan maksimal. Jangan sampai hadirnya BRT ini malah menambah kemacetan di Kota Medan,” katanya.

Dengan hadirnya BRT ini, politisi PKS ini pun berharap agar masyarakat bisa memanfaatkannya dan beralih dari kendaraan pribadi menuju bus transportasi massal.

“Saya rasa BRT ini transportasi yang baik, nyaman dan modern. Apalagi disebut-sebut Kota Medan menjadi kota kedua setelah Jakarta yang memakai alat tranportasi massal ini. Makanya saya haral ini bisa sama-sama kita sukseskan,” pungkasnya.

Diketahui, dalam pengoperasiannya, Kemenhub akan membangun tiga depo di Kota Medan. BRT Mebidang di Kota Medan, yakni Amplas, Pinangbaris dan Flamboyan (Tanjungsari).

“Nantinya pada halte-halte BRT akan kita buat sumber informasi dan sistem ticketing yang terintegrasi. Untuk jalur Amplas-Pinangbaris akan kita buat koridor khusus. Ini akan jauh lebih fleksibel bila dibandingkan angkutan lainnya. Total bus yang akan beroperasi sebanayak 515 di Mebidang dengan total 17 koridor di sepanjang jalur 21 km dengan 31 halte setiap lebih kurang 500 meter,” tutupnya.(ts-02)