Pangdam I/BB Minta Prajuritnya Maksimalkan Proses Evakuasi Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar

130

tobasatu.com, Padang | Proses evakuasi dan pencarian korban meninggal maupun yang hilang akibat bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi, dilaksanakan secara maksimal.

Penegasan ini dilontarkan Pangdam I/BB, Mayjen TNI Mochammad Hasan ketika meninjau salah satu lokasi bencana di Nagari Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar.

Dalam peninjauan ini, Pangdam hadir bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Erwin S Aldedharma, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Danlantamal II Padang Laksma TNI Syufenri, Asops Kasdam I/BB Kolonel Inf Jansen P Nainggolan serta pejabat TNI-Polri dan Forkopimda lainnya.

Menurut Pangdam peninjauan ke lokasi untuk memastikan prajurit TNI AD di bawah kendali Korem 032/Wirabraja bekerja secara maksimal dalam membantu proses evakuasi dan pencarian korban meninggal maupun yang hilang.

Peninjauan ini juga untuk menilai langsung dampak bencana dan mengkoordinasikan upaya penanganan serta bantuan untuk masyarakat terdampak bencana.

“Tadi kita sudah menyerahkan bantuan kemanusiaan secara simbolis untuk warga masyarakat terdampak di Nagari Lima Kaum ini,” ucap Hasan.

Sekadar diketahui, hingga Selasa (14/5/2024) pukul 22.00 WIB, BPBD Kabupaten Tanah Datar mencatat 24 orang meninggal, dan 10 orang hilang.

Jumlah pengungsi di Kabupaten Tanah Datar mencapai 2.758 jiwa yang tersebar di enam kecamatan. Sedangkan Kecamatan Lima Kaum tercatat paling banyak pengungsinya, mencapai 1.191 jiwa.

Secara total, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir lahar dingin dan longsor di Sumbar menjadi 54 orang dan 21 lainnya dalam pencarian. (ts04)

BACA JUGA  Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Danyon Zipur I/DD dan Danyonkav 6/NK