Daftar ke Hanura, Edy Rahmayadi Beber Tiga Alasan Kembali Maju Pimpin Sumut

135
Edy Rahmayadi saat mendaftarkan diri sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara periode 2024-2029 ke Partai Hanura Sumut, Kamis (16/5/2024).

tobasatu.com, Medan | Edy Rahmayadi melanjutkan pendaftarannya sebagai calon Gubernur Sumut ke partai Hanura Sumatera Utara. Hanura adalah partai ke 8 yang dilamar Edy. 

Bersama tim pemenangan Edy menyambangi kantor Hanura Sumut yang berada di jalan Abdullah Lubis, Kota Medan, pada Kamis (16/5/2024). 

Di sana, Edy diterima ketua tim penjaringan calon Gubernur partai Hanura Syaiful Amri dan pengurus. Usai menyerahkan formulir pendaftaran, mantan Pangkostrad itu menyampaikan tiga alasan maju kembali sebagai Gubernur. 

“Pertama saya diberikan kesempatan dua periode untuk memimpin Sumut,” kata Edy. 

Selain itu, Edy melihat banyak persoalan yang belum dia tuntaskan pada periode sebelumnya. 

“Kedua banyak pekerjaan yang belum terselesaikan,” ujarnya.

“Ketiga apabila diizinkan rakyat untuk amalan membangun Sumut,” sambung dia. 

Sebagai partai yang turut mendukungnya pada pemilihan Gubernur 2018 silam, Edy pun berharap kerjasama dengan Hanura tetap berlanjut. 

“Partai Hanura ini bukan hanya sekali ini mengusung saya, tapi sudah sejak 2018. Saat itu Hanura punya 6 kursi sekarang 5 kursi. Tapi bukan soal kursi tapi doanya itu yang penting. Semoga Hanura mendukung saya nantinya,” lanjut dia. 

Edy sendiri telah menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon Gubernur ke 8 partai politik. Partai yang pertama didatangi Edy adalah PDIP. 

Dia kemudian melanjutkan safari politiknya ke PKS, PKB, NasDem, Demokrat, Perindo, PAN dan Hanura. 

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Calon Gubernur Sumut dari Hanura, Syaiful Amri mengatakan, Edy adalah calon Gubernur pertama yang telah menyerahkan formulir pendaftaran. 

“Tadi Pak Edy mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Sumatera Utara. Kalau untuk mendaftar resmi yang mengembalikan formulir untuk bakal calon gubernur itu baru Pak Edy, tapi kalau sebagai wakil gubernur ada 2 orang, ” kata dia. 

Syaiful menambahkan, usai menerima berkas pendaftaran, Hanura selanjutnya akan melakukan pengantaran berkas gubernur dan wakil gubernur ke DPP Hanura.

“Cuman kalau untuk proses kita ini hanya menerima pendaftaran, kemudian berkas diajukan ke DPP dan melakukan proses penjaringan dan penyeleksian. Kemudian komitmen-komitmen bakal calon yang mana yang bisa memperjuangkan nilai-nilai yang dianut oleh Hanura,” tutupnya. (ts-02)