Buka Seminar Pengelolaan BLUD, Pj Gubsu Minta RSU Haji Medan Tingkatkan Inovasi

161
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni saat membuka acara Seminar Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit yang Sehat dan Akuntabel, sebagai rangkaian kegiatan HUT RSU Haji Medan ke-32 di Aula Raja Inal Siregal, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (3/7/2024).

tobasatu.com, Medan |Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan agar dapat meningkatkan terobosan dan inovasi untuk tingkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat.

“Saya apresiasi kegiatan ini sebagai bentuk komitmen kita bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan rumah sakit yang sehat dan akuntabel. Pelayanan yang sehat dan akutabel itu penting, dimana sehat dari sisi pengelolaan dan akuntabel dari sisi tata kelola keuanggannya,” ujar Agus Fatoni saat membuka acara Seminar Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit yang Sehat dan Akuntabel, sebagai rangkaian kegiatan HUT RSU Haji Medan ke-32 di Aula Raja Inal Siregal, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (3/7/2024).

Agus Fatoni menambahkan, dibentuknya BLUD tidak hanya untuk meningkatkan pelayanan namun di sisi lainnya juga untuk memudahkan di dalam pengelolaan. “Ada sisi fleksibilitas, ada sisi ruang gerak yang fleksibel dibandingkan aturan birokrasi secara umum,” ujarnya.

Fleksibilitas ini, disampaikan Agus menjadi strategi adaptasi yang penting dalam meningkatkan kualitas, efisiensi, dan keterjangkauan layanan publik bagi masyarakat. “Adanya akses yang baik masyarakat terhadap pelayanan kesehatan itu juga penting, untuk itu perlu ada terobosan dan inovasi bagaimana pelayanan semakin meningkat. Ini tugas kita bersama, bagaimana BLUD semakin sehat dan akuntabel,” harapnya.

Sementara itu Direktur RSU Haji Medan Rehulina Ginting menyampaikan seminar ini dimaksudkan sebagai sosialisasi BLUD kepada lintas sektor agar sama-sama memahami peranan BLUD di RS Haji dan Puskesmas.

“Dari acara ini kita belajar dari rumah sakit daerah yang sudah berhasil dengan BLUD nya, bagaimana kita bisa mandiri. Menjadi rumah sakit yang mandiri perlu banyak inovasi dan di seminar ini kita dengar edukasi dari dr Cahyono dari RSUD dr Moewardi supaya kita sama-sama belajar bagaimana seperti dia karena penghasilan mereka sudah capai 1 trilun, kami Rumah Sakit Haji masih membangun,” ujarnya.

BACA JUGA  Ombudsman RI Dukung Pengembangan Fasilitas Layanan RSU Haji

Hadir dalam acara Plt Kadis Kesehatan Sumut Basarin Yunus Tanjung, Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri dan para OPD terkait lainnya. (Ts-20)