Pilkada Lawan Kotak Kosong Kemunduran Demokrasi

178
Anggota DPRD Sumatera Utara Subandi.

tobasatu.com, Medan |Anggota DPRD Sumut H M Subandi ,mengingatkan semua pihak khususnya para pemimpin partai politik untuk menghindari terjadinya pemilihan kepala daerah (Pilkada) dengan lawan kotak kosong.

“Ini kemunduran demokrasi yang harus kita hindari bersama, untuk mewujudkan pesta demokrasi yang sehat,” kata Subandi, Senin (8/7/2024).

Anggota dewan Fraksi Gerindra itu merespon upaya memborong partai di Kabupaten Deliserdang sehingga terjadi kekosongan seperti pernah terjadi tahun 2018 di Deli Serdang, dan sekaitan dengan HUT ke-78 kabupaten itu.

“Andai terjadi kotak kosong, kemunduran. Catat. Kalau perlu di garis besar, kemunduran,” tegas Subandi, wakil rakyat Dapil Sumut 3 Deli Serdang, usai  menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-78 Kabupaten Deliserdang, Senin (1/7/2024).

Praktik memborong partai yang berpotensi menciptakan pilkada melawan kotak kosong merupakan kemunduran dan tidak sehat bagi demokrasi. “Karena tidak ada kontestasi yang semestinya beradu visi dan misi dalam membangun Deliserdang yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Subandi  Deliserdang harus bangkit dan jangan terjebak dengan gaya-gaya lama dengan memborong partai menggunakan uang, tapi tidak punya visi misi .

“Bertarunglah. Jangan hanya menaklukkan partai-partai dengan kemampuan keuangan. Beradu visi misilah,” tegasnya.

Politisi kawakan ini juga mengajak memaknai 78 tahun usia Deliserdang untuk betul-betul bangkit.

“Deliserdang merupakan daerah luar biasa. Potensi kabupaten ini, tidak semua dimiliki kabupaten/kota lain di Sumatera Utara seperti, airport, stasiun lintasan kereta api, laut, gunung, pabrik, pertanian dan lainnya,” katanya.

“Kita semua ada. Marilah kita maknai 78 tahun Kabupaten Deliserdang betul-betul lebih maju,” paparnya.

Sebagai catatan,  pasangan Ashari Tambunan – Ali Yusuf Siregar menang mutlak di pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Deliserdang, dengan raihan suara mencapai 82,52 persen.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Desk Pilkada Deliserdang, Kamis, pasangan petahana yang bersaing dengan kotak kosong tersebut meraih 539.393 suara (82,52 persen), sementara kotak kosong 114.258 (17,14 persen) dan suara tidak sah sebanyak 71.582. (ts-02)