Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu, Kodam I/BB Selidiki Adanya Keterlibatan Oknum TNI

538

tobasatu.com, Medan | Tim Intelijen Kodam I/BB dan Ditresnarkoba Polda Sumut menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 20 kilogram Kamis (19/12/2024) di Kisaran Barat, Asahan. Kodam I/BB bakal menyelidiki apakah ada keterlibatan oknum TNI di balik narkoba ini.

Dalam keterangan pers yang digelar di Markas Kodam I/BB, Jumat (20/12/2024), Kasdam I/BB, Brigjen TNI Refrizal, menegaskan bahwa jika nantinya terbukti ada oknum TNI yang terlibat, kasus tersebut akan segera dilimpahkan kepada Pomdam I/BB untuk penanganan lebih lanjut.

Sejauh ini, katanya, tidak ada keterlibatan anggota TNI dalam kasus ini. “Meski begitu, Kodam I/BB tetap berkomitmen penuh dalam mendukung pemberantasan narkoba di wilayahnya dan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang melibatkan oknum prajurit,” ungkap jenderal bintang satu ini.

Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dalam peredaran narkoba.

Berdasarkan laporan, tim gabungan mulai menyelidiki dugaan keterlibatan seorang kurir, Zm, yang membawa narkoba dari Tanjung Balai menuju Medan menggunakan mobil Toyota Avanza hitam. Setelah melakukan koordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Sumut, tim segera membuntuti mobil tersebut.

Pada pukul 19.40 WIB, tim gabungan menghentikan kendaraan di Jalan Sei Rengas, Kisaran Barat, dan melakukan pemeriksaan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan 20 bungkus plastik hitam berisi sabu dengan total berat 20 kilogram. Bersama Zm, petugas juga mengamankan istri dan dua anaknya yang ikut dalam perjalanan.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tidak ditemukan bukti keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini. Zm mengakui bahwa ia bertindak sebagai kurir dengan bayaran Rp4 juta per kilogram. Ia mengaku keluarganya tidak mengetahui bahwa barang yang diangkut adalah narkoba. Mereka diajak ikut serta untuk menghadiri undangan pernikahan di Medan.

Usai keterangan pers, Zm beserta barang bukti, termasuk 20 kilogram sabu dan mobil yang digunakan, diserahkan kepada Polda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut. (ts04)